Page 36 - E-MODUL PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN IPS SD
P. 36
6.4 Perilaku Sosial
Hurlock, B. Elizabeth (dalam Siti Nisrina, dkk, 2016) mengatakan bahwa
perilaku sosial adalah aktifitas fisik dan psikis seseorang terhadap orang lain atau
sebaliknya dalam rangka memenuhi diri atau orang lain yang sesuai dengan
tuntutan sosial. Yang dimaksud Perilaku sosial adalah Perilaku ini tumbuh dari
orang-orang yang ada pada masa kecilnya mendapatkan cukup kepuasan akan
kebutuhan inklusinya. Ia tidak mempunyai masalah dalam hubungan antar pribadi
mereka bersama orang lain pada situasi dan kondisinya. Ia bisa sangat
berpartisipasi, tetapi bisa juga tidak ikutikutan, ia bisa melibatkan diri pada orang
lain, bisa juga tidak, secara tidak disadari ia merasa dirinya berharga dan bahwa
orang lain pun mengerti akan hal itu tanpa ia menonjolkan-nonjolkan diri. Dengan
sendirinya orang lain akan melibatkan dia dalam aktifitas-aktifitas mereka.
6.5 Perubahan Sosial
Moore (dalam Indraddin dan Irwan, 2016) menyatakan bahwa perubahan
sosial sebagai ekspresi mengenai struktur dalam masyarakat seperti norma, nilai,
serta struktur yang saling mencakup antara satu dengan yang lain. Selain itu, Rogers
(dalam Indraddin dan Irwan, 2016) menyatakan bahwa perubahan sosial adalah
suatu proses yang melahirkan perubahan dalam struktur dan fungsi dari suatu sistem
kemasyarakatan. Perubahan sosial bersifat berantai dalam kehidupan ini, maka
perubahan sosial terlihat berlangsung terus sesuai dengan keadaan dimana
masyarakat mengadakan reorganisasi unsur-unsur struktur sosial yang terkena
perubahan Martono (dalam Indraddin dan Irwan, 2016).
Sztompka (dalam Indraddin dan Irwan, 2016) menyatakan perubahan sosial
sangat berhubungan dengan perubahan struktur ketimbang tipe lain, di mana
perubahan struktur lebih mengarah kepada perubahan sistem. Hal tersebut
berorientasi bahwa jika struktur berubah akan mengakibatkan semua unsur dalam
masyarakat akan berubah. Sejalan dengan itu, Soekanto (dalam Indraddin dan
Irwan, 2016) berpendapat bahwa suatu kondisi sosial primer yang berubah dalam
masyarakat akan mengakibatkan perubahan terhadap yang lain. Misalnya,
terjadinya perubahan ekonomi, politik, geografis, dan sebagainya yang menyangkut
kepada perubahan aspek kehidupan lainnya. Berdasarkan beberapa pendapat
30

