Page 65 - MODUL PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK
P. 65

implus yang tidak terpenuhi melalui proses sekunder, dimana ego mencoba
                      untuk  menemukan  objek  di  dunia  nyata  yang  cocok  dengan  gambaran
                      mental yang diciptakan oleh proses primer id.
                  3)  Superego
                      Superego  adalah  komponen  erakhir  untuk  mengembangkan  kepribadian.
                      Superego  adalah  aspek  kepribadiaan  menampung  semuastandart
                      internalisasi moral dan cita-cita yang kita peroleh dari kedua orang tua dan
                      masyarat.
                  c.  Tahapan Perkembangan Psikoseksual
                        Freued  membagi  perkembangan  anak  menjadi  6  (enam)  fase
                  perkembangan yakni:
                  1)  Fase Oral
                      Yaitu pada usia 0 sampai dengan 18 bulan. Pada fase ini, mulut merupakan
                      central pokok keaktifan yang dinamis.
                  2)  2) Fase Anal
                      Yaitu pada usia 18 bulan sampai dengan 3 tahun. Pada fase ini, dorongan
                      dan tahanan berpusat pada alat pembuangan kotoran rektum.
                  3)  Fase Falis (phalik)
                      Yaitu  pada  usia  3  tahun  sampai  dengan  6  tahun.  Pada  fase  ini,  alat-alat
                      kelamin  merupakan  daerah  organ  paling  perasa,  seperti  jatuh  cinta  pada
                      orang tua dengan jenis kelamin berbeda.
                  4)  Fase Latensi (Latent)
                      Yaitu  pada  usia  6  tahun  sampai  dengan  12  tahun.  Pada  fase  ini,  impuls-
                      impuls cenderung berada pada kondisi tertekan, lebih pada perkembangan
                      moral dan intelektual.
                  5)  Fase Pubertas
                      Yaitu  pada  usia11  tahun  sampai  dengan  20  tahun.  Pada  fase  ini,  impuls-
                      impuls  kembali  menonjol.  Kegiatan  ini  jika  dapat  disublimasikan  maka
                      seorang anak akan sampai pada fase kematangan.
                  6)  Fase Genital
                      Yaitu pada usia lebih dari 20 tahun. Pada fase ini, seseorang telah sampai
                      pada fase dewasa. Seperti membangun hubungan dengan lawan jenis.
                  3.  Teori Perseptual Vygotsky
                  a.  Teori Perkembangan Perseptual Vygotsky
                        Vygotsky  mengungkapkan  bahwa  setiap  individu  berkembang  dalam
                  konteks  sosial.  Semua  perkembangan  intelektual  yang  mencakup  makna,
                  ingatan,  pikiran,  persepsi,  dan  kesadaran  bergerak  dari  wilayah  interpersonal
                  ke wilayah intrapersonal. Mekanisme yang mendasari kerja mental tingkat tinggi
                  itu merupakan salinan dari interaksi sosial (Confrey, 1995). Teori kognisi sosial
                  dari  Vygotsky  ini  mendorong  perlunya  landasan  sosial  yang  baru  untuk
                  memahami  proses  pendidikan.  Vygotsky  sangat  menekankan  pentingnya
                  peranan  lingkungan  kebudayaan  dan  interaksi  sosial  dalam  perkembangan
                  sifat-sifat dan tipetipe manusia (Slavin, 2000).
                        Pada  lingkungan  sekolah,  siswa  sebaiknya  belajar  melalui  interaksi
                  dengan orang dewasa dan teman sebaya yang lebih mampu. Interaksi sosial ini
                  memacu  terbentuknya  ide  baru  dan  memperkaya  perkembangan  intelektual
                  siswa.  Konsep  ini  oleh  Vygotsky  dinamakan  pemagangan  kognitif  (cognitive
                  apprenticeship).  Pemagangan  kognitif  mengacu  pada  proses  di  mana




                                                           62
   60   61   62   63   64   65   66   67   68   69   70