Page 23 - Buku Pedoman Teknis Fotografi
P. 23
cahaya. Sedang yang disebut lensa kamera adalah sebuah alat terdiri dari
susunan beberapa lensa cembung dan cekung yangjumlah maupunjaraknya
disesuaikan dengan sifat gambar yang akan dihasilkan.
Setiap lensa memiliki dua aspek yang selalu diperhitungkan yaitu:
1. jarak fokus yang dalam istilah fotografi disebut focal length, adalah jarak
antara pusat lensa dan titik api.
2. kekuatan lensa yang disebutjuga sebagai diafragma, yaitu kemampuan lensa
untuk menyerap cahaya.
Jarak fokus (focal length) dan kekuatan lensa (diafragma) selalu dicantumkan
pada setiap lensa kamera berupa angka, umumnya ditempatkan pada tepi lingkar
Jensa bagian dalam. Contoh: Bila sebuah lensa pada tepi Iingkamya terdapat
angka I: 1.4/50 atau 50 mm 1: 1.4, angka-angka tersebut menunjukkan: angka 50
berarti 50 mm yang merupakan jarak fokus, angka 1.4 adalah diafragma terbesar
atau kekuatan lensa, sedangkan angka 1 merupakan kekuatan cahaya. Dengan
pengertian lain: jumlah cahaya maksimum yang dapat masuk melalui lensa
terse but adalah 1 /1.4 dari cahaya luar pada jarak fokus 50 mm.
Jenis-jenis lensa kamera ditulis dengan angka-angka yang tercantum
pada Jensa tersebut. Ada beberapa jenis lensa kamera SLR, diantaranya dapat
disebutkan di bawah ini.
- Lensa normal, memberi gambaran yang kira-kira sesuai dengan apa yang
terlihat oleh mata kita. Jarak antara objek dengan pemotret dan bentuk objek
nampak sesuai bi la dilihat melalui jendela pembidik. Lensa normal
mempunyai jarak fokus antara 45 mm sampai 55 mm.
.._
Y2~ilf7,·
..
Cb. 8: Lensa normal Cb. 9: Lens a sudut le bar
- Lensa kamera sudut lebar, adalah lensa kamera yang mempunyai jarak fokus
kurang dari 50 mm dengan kamera yang memakai ukuran film lebar 35 cm.
Semakin kecil angka jarak fokusnya maka semakin besar sudut pandang yang
dihasilkannya, misalnya lensa sudut lebar dengan jarak fokus 22-35 mm.
Lensa sudut lebar yang ekstrim, misalnya dengan jarak fokus 12-17 mm
Pedoman Telcnis Fotografi Benda Cagar Budaya 11