Page 25 - Ebahan Ajar Manajemen Aset Oleh Jandry P. Z. Ratu Kadja, SE.,M.Si
P. 25
c. Penggunaan suatu aset relatif terhadap ketersediaan optimal dari
jenis aset tersebut.
Aset-aset yang sudah tidak bermanfaat hams diidentifikasi,
dan disertai alasannya. Sebagai contoh aset-aset yang sudah tidak
efektif dalam melakukan aktivitas-aktivitas yang disyaratkan bagi
aset tersebut atau yang lebih rendah dari kondisi optimalnya. Hal ini
juga berarti bahwa kebutuhan pelayanan yang diberikan atau
didukung oleh aset tersebut telah berkurang.
4. Kinerja Keuangan (Finansial)
Kinerja keuangan dari suatu aset hams dievaluasi untuk menentukan
apakah aset tersebut dapat memberikan pelayanan yang sehat secara
ekonomis atau tidak. Untuk
melakukan hal tersebut, entitas perlu untuk memantau dan menilai
(Hariyono, 2007:67):
a. Behan operasi (operating expenses);
b. Ams kas saat ini dan proyeksinya, termasuk pengeluaran
modal (capital expenditures).
Informasi-informasi ini selanjutnya diperlukan untuk menentukan
pengembalian ekonomis saat ini dan proyeksinya dari suatu
aset. Analisis ams kas didiskontokan (Discounted Cash Flow)
dapat digunakan untuk memberikan ukuran dari Net Present Value
dan Internal Rate of Return untuk suatu aset. Aspek penting lainnya
dari kinerja finansial aset adalah pemeliharaan ekuitas atau modal.
Ukuran ini memberikan dasar untuk mengevaluasi kinerja aset dan
entitas.
-21 -