Page 187 - BERFIKIR
P. 187
Ada orang yang bilang "Kalo hidup mau santuy, ga usah
bandingin hidup kita sama orang lain."
Itu pernyataan yang salah, kalo kita ga bandingin hidup kita
dengan orang lain, hidup kita ga bakal ada progress. Artinya
membandingkan dalam artian positif itu sangat bagus untuk
menumbuhkan rasa optimisme dalam diri kita.
Ada istilah murid karena dibandingkan dengan istilah guru.
Ada baik karena dibandingkan dengan buruk. Ada tampan
karena dibandingkan dengan jelek. Hakikatnya jelek itu karena
ketiadaan tampan, hakikatnya buruk itu karena ketiadaan baik.
Jadi, istilah jelek dan buruk itu meaningless jika tidak ada
bandingannya.
Sebenernya yang salah bukan cara membandingkannya, tapi
mindsetnya. Kenapa? Karena (biasanya) saat kita bilang
membandingkan, artinya kita merasa hidup kita itu susah
sedangkan dia hidup senang. Sehingga kita akan iri dan
membuat hidup kita jadi tidak santuy. Padahal makna
membandingkan bukan seperti itu.
Harusnya, setelah berhasil membandingkan dengan orang yang
lebih baik, selanjutnya kita mesti ubah energi tersebut menjadi
positif. Misalnya dengan kalimat "Kalau dia bisa jadi seperti
itu, kenapa gw ga bisa juga? Pasti gw juga bisa deh".
Sehingga muncul pecutan yang dahsyat untuk mendorong kita
berporgress ke arah yang lebih bak. Kalo ga gitu, hidup kita ga
172

