Page 56 - Aku dan Ana
P. 56

responnya. Saat mendengar kalimatku, ia hanya

            bisa terdiam dengan mata terbelalak.

               Melihat  respon  Ana,  aku  pun  hanya  bisa

            tersenyum. Ana yang menemaniku saat musim
            dingin  selama  ini  kini  membuatku  jatuh  cinta

            padanya di musim semi.

               Aku  tidak  tahu,  apakah  perasaanku  ini
            karena  musim  semi  adalah  musim  dimana

            semua  tumbuh  kembali  atau  memang  dialah

            yang  membuatku  harus  menaruh  perasaan
            padanya.


               "Maksudnya, kita menikah gitu?" tanya Ana
            yang masih tak percaya.

               Aku     pun     mengangguk       kecil   sambil

            tersenyum.  Lalu,  perlahan  ukiran  senyum  di
            wajahnya  pun  tercipta.  Melihat  hal  itu,  diriku

            entah kenapa jadi gemetaran, degup jantungku

            terasa lebih kencang dan pikiranku seperti telah




                                     51
                         Aku dan Ana | Nur Wahid
   51   52   53   54   55   56   57   58   59   60   61