Page 6 - Maharani Kalim flip
P. 6
TTD pada remaja putri. Dalam kegiatan ini, diasumsikan seluruh remaja putri wajib
sekolah.
7) cakupan bayi baru lahir yang mendapat Inisiasi Menyusu Dini (IMD);
Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dalam waktu 1 jam setelah kelahiran, melindungi bayi
yang baru lahir dari tertular infeksi dan mengurangi angka kematian bayi baru lahir.
IMD merupakan salah satu indikator keberhasilan pelayanan kesehatan pada ibu
hamil.
8) cakupan balita yang ditimbang berat badannya (D/S);
Balita yang ditimbang berat badannya menggambarkan tingkat keberlangsungan
pemantauan pertumbuhan sebagai bentuk partisipasi masyarakat sekaligus menilai
kinerja tenaga kesehatan dalam mengedukasi masyarakat untuk melakukan
pemantauan pertumbuhan
9) cakupan balita mempunyai buku Kesehatan Ibu Anak (KIA)/Kartu Menuju Sehat
(KMS);
KMS digunakan sebagai media untuk merekam pemantauan pertumbuhan anak.
Sebaiknya seluruh balita mempunyai KMS didalam buku KIA agar dapat terus diikuti
pertumbuhannya dari waktu ke waktu.
10) cakupan balita ditimbang yang naik berat badannya (N/D);
Pemantauan pertumbuhan yang dilakukan setiap bulan dapat memberikan
gambaran tingkat keberhasilan program dalam kegiatan upaya perbaikan gizi
masyarakat di posyandu melalui informasi persentase balita yang naik berat
badannya.
11) cakupan balita ditimbang yang tidak naik berat badannya dua kali berturut-turut
(2T/D);
Balita yang tidak naik berat badannya selama 2 bulan berturut turut harus segera
dirujuk ke puskesmas untuk mendapat pemeriksaan lanjut. Setelah diketahui
penyebabnya maka tenaga kesehatan akan memberikan intervensi yang sesuai.
12) cakupan balita 6-59 bulan mendapat kapsul vitamin A;
Vitamin A merupakan zat gizi esensial yang dibutuhkan oleh tubuh dan asupan
vitamin A dari makanan sehari-hari umumnya masih kurang. Kekurangan Vitamin A
(KVA) di dalam tubuh yang berlangsung lama menimbulkan berbagai masalah
kesehatan yang berdampak pada meningkatnya risiko kesakitan dan kematian.
Mempertahankan status vitamin A pada bayi dan anak balita dapat mengurangi
masalah kesehatan masyarakat seperti kecacingan dan campak.
13) cakupan ibu nifas mendapat kapsul vitamin A;
Ibu nifas membutuhkan vitamin A karena pada saat proses melahirkan telah
kehilangan sejumlah darah sehingga berisiko mengalami kekurangan vitamin A.
Pemberian vitamin A dapat membantu menurunkan angka kematian pada ibu dan
bayi, mengurangi penyakit infeksi paska persalinan, mempercepat proses
pemulihan dan mencegah anemia.
14) cakupan rumah tangga mengonsumsi garam beriodium; dan

