Page 57 - Masa-il-Diniyyah-Buku-Pertama_Dr.-H.-Kholilurrohman-MA
P. 57
BAB IX
MEMBACA AL QUR'AN UNTUK MAYIT
Membaca al Qur'an
Para ulama Ahlussunnah menyepakati bahwa doa dan
istighfar seorang muslim yang masih hidup kepada Allah untuk
orang yang telah mati itu bermanfaat. Demikian juga membaca al
Qur'an di atas kubur juga bermanfaat terhadap mayyit. Dalil
Kebolehan membaca al Qur'an di atas kubur adalah hadits bahwa
Nabi membelah pelepah yang basah menjadi dua bagian kemudian
Nabi menanamkan masing-masing di dua kuburan yang ada dan
Rasulullah bersabda:
ناخِشلا هاور " اسبُِ لم ام امونع ففيخ هلعل "
Maknanya: "Semoga keduanya mendapatkan keringanan siksa kubur
selama pelepah ini belum kering". Dapat diambil dalil dari hadits ini
bahwa boleh menancapkan pohon dan membaca al Qur'an di atas
kubur, jika pohon saja bisa meringankan adzab kubur lebih–lebih
bacaan al Qur'an orang mukmin. Imam Nawawi berkata: "Para
ulama mengatakan sunnah hukumnya membaca al Qur'an di atas
kubur berdasarkan pada hadits ini, karena jika bisa diharapkan
keringanan siksa kubur dari tasbihnya pelepah kurma apalagi dari
bacaan al Qur'an". Jelas bacaan al Qur'an dari manusia itu lebih
agung dan lebih bermanfaat daripada tasbihnya pohon. Jika telah
53

