Page 6 - RISALAH QUSYAIRIYAH
P. 6

Al-lmam  berusaha  membongkar  dan menata kernbali kekeliruan-
                kekeliruan ini untuk dikembalikan pada posisinya  semula,
                sebagaimana yang pemah diajarkan para sahabat  dan ulama salaf.
                Untuk  mencapai tujuan yang mulia ini, Al-Imam  membagibuku-
                nya, setelah disistematikan oleh dua penyunting  naskah  aslinya,
                dalam 5 bab. Dalam bab pertama, Al-lmam memaparkan  prinsip-
                prinsip tauhid dalam pandangan kaum sufi, kemudian  disusul
               bab berikutnya yang mengetengahkan beberapa terminologi tasa-
                wuf. Khusus dalam bab tiga, Al-Imam  menjelaskan panjang lebar
                berikut dasar-dasar nashny a tentang tahapan-tahapan  pendakian
                spiritual ataumaqam-maqam  para penempuh jalan  sufi. Menurut
                Al-lmam,  untuk mencapai ke hadirat Allah dan bertemu dengan-
                Nya, ada beberapa tahapan spiritual  yang harus dilalui  p ara salik.
                Setiap  tahapan  harus dirampungkan secara sempuma sebelum
                memasuki  tahapan berikutnya.  Sedangkan pada b* empat  dan
                lima, masing-masing menyingkapkan  beberapa kondisi rohani
                dan karamah  (hal dan karamah)  dan para tokoh sufi berikut bio-
                grafi singkat mereka.
                    Adapun di antara makna penting dari buku ini adalah keje-
                lasan pemaparan  konsep-konsep  sufinya.  F{ampir setiap poin di-
                saiikan secara lengkap  dan utuh. Kita tahu bahwa banyak manu-
                sia yang cenderung  memperdalam ajaran sufi, tetapi mercka ter-
                tanttu  oleh kesulitan-kesulitan dalam  memahami konsep-
                konsep sufi dan istilah-istilah  yang berkaitan dengannya.  Insya
                Allah buku ini bisa menjembatani jarak yang dimaksud.  Gagasan
                dan dasar-dasar pemikiran tasawuf Al-Qusyairi  disajikan dengan
                gamblang dan penuh pesona.
                    Mengapa pemikiran tentang pengalaman mistis dan konsep
                tasawuf Al-Qusyairi  penuh pesona? Barangkali  terdapat tiga se-
                bab utama.  Pertama, beliau dalam membahas  sesuatu sangat hati-
                hati. Wilayah bahasan pemikiran  keagamaan dan sufisme dima-
                suki secara mendasar  kemudian ditampilkan  dalam nrmusan  pe-
                mikiran yang komprehensip. Kedua, berkaitan dengan karakte-
                ristik bahasa  sufisme. Bahasa  adalah fenomena  budaya, dan keti-
                ka digunakan untuk mengekspresikan  kebenaran realitas A/-
                Haqq,Wtjtd  Absolut  yang ditangkap  para perambah jalan sufi,
                maka Wujud Yang Absolut itu tidak mungkin dihadirkan  secara
                utuh, tuntas, dan persis dengan nalar batin pemiliknya. Masih


                iV   Sq*la  Ka4/a1 ,hu
                                      "ee.l
   1   2   3   4   5   6   7   8   9   10   11