Page 183 - Hadits-Jibril-Penjelasan-Hadits-Jibril-Memahami-Pondasi-Iman-Yang-Enam-Dr.-H.-Kholilurrohman-MA
P. 183
166 | H a d i t s J i b r i l
para ulama kita terdahulu yang sangat pundamental
dalam keberagamaannya, mereka tidak akan pernah
bergeser sedikitpun dari ajaran-ajaran Islam yang lurus,
walau dengan segala rintangan dan bahaya yang mereka
hadapi. Seperti imam Ahmad ibn Hanbal misalkan,
sangat besar siksaan yang baliau hadapi, dicambuk,
disiksa, dipenjarakan dan lain sebagainya. Namun karena
rasa takutnya dari Allah dan ketakwaannya, beliau sama
sekali tidak bergeser dari ajaran yang baliau yakini
kepada faham-faham ekstrim.
Dari beberapa penyebab timbulnya sikap ektrim di
atas, secara keseluruhan penyebab utama dari itu semua
adalah karena ketidakmpanan dalam menguasai ilmu-ilmu
agama. Keadaan semacam ini menjadikan adanya berbagai
perselisihan, kekerasan, saling berusaha untuk memesukan
ke penjara, hingga lahir faham-faham saling mengkafirkan
dan berbagai teror karenanya. Kaum Khawarij terdahulu,
dengan segala perselisihan hebat di antara mereka, kini di
abad 20 ini telah memiliki “anak cucu” yang kembali
mengembang biakan ajaran-ajaran mereka. Mereka tidak lain
adalah Hizb al-Ikwan, dengan berbagai label nama yang
mereka buat dengan disesuaikan dengan kondisi di mana
mereka berada. Tentu akibat dari ini semua kelak adalah
bahaya yang sangat besar.
Berapa banyak hak-hak manusia hidup yang telah
mereka hancurkan! Berapa banyak darah dari orang-orang
yang tidak ada keterkaitannya dengan masalah ini mereka
alirkan! Berapa banya negara yang mereka obrak-abrik!
Berapa banyak orang-orang yang berada dalam
pemerintahan telah mereka bunuh! Berapa banyak pula para