Page 17 - E-MODUL REDOKS KELAS X SMA/MA
P. 17
uv
6CO (g) + 6H O(l) C H O (s) + 6O (g)
6
6 12
2
2
2
Contoh reaksi reduksi lainnya juga terjadi pada proses pembuatan logam tembaga dari
oksidanya dapat dilakukan dengan cara mereaksikan dengan hidrogen. Persamaan kimia
dapat ditulis sebagai berikut.
2CuO(s) + 2H (g) 2Cu(s) + 2H O(g)
2
2
Dalam reaksi ini, tembaga (Cu) mengalami reduksi karena kehilangan oksigen. Konsep
reaksi reduksi dan oksidasi berdasarkan penangkapan dan pelepasan oksigen ternyata
kurang universal (luas) karena reaksi kimia tidak hanya melibatkan oksigen saja.
Reaksi reduksi banyak terjadi pada pengolahan biji logam, misalnya reaksi pengolahan
biji logam besi dan kromium.
a. Reaksi reduksi bijih besi (Fe O ;hematit) dengan karbon monoksida (CO)
2
3
Fe O (s) + 3CO(g) 2Fe(s) + 3CO (g)
2
2
3
Dalam reaksi ini, besi (Fe) mengalami reduksi karena kehilangan oksigen.
b. Reaksi reduksi kromium (III) oksida dengan aluminium.
Cr O (s) + 2Al(g) 2Cr(s) + Al O (g)
2
3
3
2
Dalam reaksi ini, kromium (Cr) mengalami reduksi karena kehilangan oksigen.
CONTOH SOAL
Reaksi berikut yang tergolong reaksi reduksi dan oksidasi menurut konsep penangkapan
dan pelepasan oksigen adalah:
a. 2H O (aq) 2H O(l) + O (g)
2
2
2
2
1
b. Zn(s) + O (g) ZnO(s)
-
2
2
Penyelesaian
Reaksi reduksi terjadi pada reaksi a, karena H O melepaskan oksigen membentuk H O
2
2
2
(terjadi pelepasan oksigen). Sedangkan pada reaksi b, Zn mengikat oksigen membentuk
ZnO sehingga termasuk reaksi oksidasi. Pada kedua reaksi tersebut terjadi reaksi reduksi
dan oksidasi.
2. Reaksi Penangkapan dan Pelepasan Elektron
Reaksi redoks ditinjau dari penggabungan dan pelepasan oksigen terbatas pada reaksi-
reaksi yang melibatkan oksigen dalam reaksinya. Sementara itu, reaksi kimia yang ada
tidak semua melibatkan oksigen bahkan banyak reaksi kimia yang tidak melibatkan
oksigen. Oleh karena itu, konsep reduksi oksidasi dikembangkan lagi. Konsep reaksi
reduksi dan oksidasi selanjutnya dijelaskan dengan menggunakan konsep transfer elektron.
E-MODUL BERBASIS REACT 6