Page 32 - Modul Praktik Kebutuhan Dasar Manusia
P. 32

•  Warna biru
                          •  Fungsi untuk bayi, anak, dan orang dewasa dengan pembuluh darah kecil dan rapuh,
                              dipasang untuk memasukan cairan infus untuk maintenance
                      5.  24G
                          •  Warna kuning
                          •  Fungsi untuk neonatus, bayi, anak, dan orang dewasa dengan pembuluh darah kecil
                              dan  rapuh,  dipasang  untuk  memasukan  cairan  infus  untuk  maintenance  terutama
                              dengan tetesan sangat lambat


















                   B.  Menghitung Tetesan Infus
                       Macam-macam selang infus
                          •  Mikrodrip, biasanya digunakan untuk klien neonatus, 1cc = 60 tetes
                          •  Makrodrip, biasanya digunakan untuk klien anak-anak & dewasa, ada dua tipe :
                              1 cc = 20 tetes (faktor tetesan 20)
                              1 cc = 15 tetes (faktor tetesan 15)
                       Cara menghitung jumlah cairan infus
                                         Total volume
                                      Total waktu (menit) x Faktor tetes=Jumlah tetesan permenit

                                       Total volume
                                  Waktu (jam) x 60 menit x Faktor tetes=Jumlah tetesan permenit


                   C.  Mengganti Cairan Infus
                       Bagi  klien  yang  masih  membutuhkan  pemberian  cairan  infus  sebagai  rehidrasi  atau  untuk
                       indikasi  yang  lain,  maka  sangat  memungkinkan  tindakan  menggantikan  cairan  infus.
                       Penggantian cairan infus harus dilakukan secara tepat, prinsip cek enam benar penggantian
                       infus harus diterapkan, yaitu benar jenis cairan, benar tetesan infus, benar klien, benar rute,
                       benar waktu dan benar dokumentasi.

                   D.  Perawatan Luka Infus
                       Pemasangan infus yang dilakukan secara terus menerus membutuhkan monitor balutan infus
                       agar  tidak  terjadi  masalah  yang  tidak  diinginkan.  Resiko  infeksi  sangat  dimungkinkan  pada
                       pemasangan  infus.  Terjadinya  phlebitis atau  pembengkakan  merupakan  indikasi yang  perlu
                       diwaspadai  pada  balutan  infus  telah  terjadi  infeksi  atau  problem.  Untuk  menghindarkan
                       terjadinya infeksi maka perlu dilakukan perawatan luka infus. Bila balutan infus menggunakan
                       transparan dressing maka kondisi area insersi dapat dimonitor dari luar, hanya ketika transparan
                       dressing menjadi kotor saja maka perlu diganti atau tiga hari setelah pemasangan infus. Namun
                       apabila  balutan  luka  infus  menggunakan  kassa  steril  maka  setiap  hari  harus  dilakukan
                       penggantian.






                     Modul Praktikum Kebutuhan Dasar Manusia _Reguler 8_Prodi Sarjana Terapan Keperawatan_2024
                                                                                                            37
   27   28   29   30   31   32   33   34   35   36   37