Page 25 - E-MODUL SIFAT ASAM BASA SENYAWA ORGANIK_ANDRA MEISANTRY ASSARI_(F1062181002)
P. 25
Gambar 7. menunjukkan bahwa atom oksigen jauh lebih elektronegatif
daripada karbon. Oksigen lebih mudah menerima muatan negatif. Hal ini
menyatakan ─OH adalah basa konjugasi yang jauh lebih stabil daripada ─CH3. Oleh
sebab itu, H2O merupakan asam yang lebih kuat dari CH4.
Dapat dilihat pada Gambar 8. ditunjukkan dari kiri ke kanan, unsur- unsur
membentuk anion yang semakin stabil, karena asam konjugasinya semakin kuat,
maka akan mempengaruhi kenaikan kuat asam. Begitu sebaliknya, dari kanan ke kiri,
dapat menunjukkan kuat basa dari basa konjugasinya. Anion dari suatu asam yang
sangat lemah merupakan basa yang sangat kuat, sedangkan anion dari asam yang
lebih kuat akan merupakan basa yang lebih lemah.
meningkatnya elektronegativitas
meningkatnya keasaman
Gambar 8. Peningkatan Kuat Asam dari Kiri ke Kanan Berdasarkan
Keelektronegatifan Atom (Smith, 2011).
Dilihat dari sisi lain Tabel Periodik Unsur yaitu dari atas ke bawah, dapat
ditunjukkan oleh Gambar 9.
asam basa konjugasi asam basa konjugasi
Gambar 9. Perbandingan Keelektronegatifan Atom F dan Br (Smith, 2011).
Gambar 9. menunjukkan bahwa flour (F) dan brom (Br) memiliki dua
perbedaan yaitu elektronegativitas dan ukuran. Pada kasus ini, ukuran lebih penting
daripada keelektronegatifan. Ukuran atom atau ion bertambah dari atas ke bawah
pada tabel periodik unsur. Jadi Br jauh lebih besar dari F, hal ini dapat
menstabilkan muatan negatif. Oleh sebab itu, F lebih elektronegatif daripada Br,
dinyatakan bahwa keasaman naik dari atas ke bawah, meskipun
elektronegativitasnya menurun.
2) Ukuran Anion
Atom yang lebih besar mampu menyebar suatu muatan negatif dengan baik
daripada atom yang lebih kecil. Penyebaran muatan akan menyebabkan penstabilan,
karena muatan positif atau negatif dapat distabilkan ketika tersebar pada volume
yang lebih besar. Berdasarkan Tabel Periodik Unsur, semakin besar ukuran atom
15