Page 68 - E-Modul Pembelajaran Informatika Fase E_2_Neat
P. 68
BERBAGAI JENIS LISENSI PERANGKAT LUNAK
Public Domain (Domain Publik)
Perangkat lunak dengan lisensi domain publik merupakan lisensi yang memberikan kebebasan paling tinggi.
Pengguna dapat men-download, menginstal, memodifikasi, dan mendistribusikannya tanpa harus mendapatkan izin
dari pihak lain. Hanya saja, karena merupakan perangkat lunak dengan publik domain, pengguna yang melakukan
modifikasi terhadap perangkat lunak jenis ini tidak dapat mengklaim hak cipta atas perubahan yang telah dilakukan.
GNU General Public License (GPL)
GNU General Public License (GPL) adlaah lisensi yang dibuat untuk memberikan kebebasan yang tidak terbatas
kepada publik untuk menggunakan, mempelajari dan memodifikasi secara pribadi suatu perangkat lunak. Publik
diberikan kebebasan untuk memodifikasi dan mendistribusikan ulang suatu perangkat lunak dengan lisensi GPL
dengan mematuhi beberapa syarat yang ditentukan. Salah satu contoh syarat yang ditentukan adalah setiap
modifikasi yang dibuat dan didistribusikan kembali oleh pengguna akhir harus menyertakan kode sumber (source
code) melakukan modifikasi tersebut dan lisensi dari setiap karya turunan tidak boleh menempatkan batasan
tambahan di luar hal yang diperbolehkan.
Permissive License
Lisensi GPL berembang dengan banyak versi yang memuat aturan-aturan sendiri. Beberapa contoh dari lisensi
perangkat lunak bebas permisif adalah lisensi BSD (BSD Style) dan lisensi MIT (MIT License), yang memberikan izin
tanpa batas kepada pengguna untuk menggunakan, mempelajari, dan secara pribadi memodifikasi perangkat lunak,
serta hanya mencakup persyaratan minimal redistribusi. Lisensi ini memberi pengguna izin untuk mengambil kode
dan menggunakannya sebagai bagian dari perangkat lunak source code tertutup atau perangkat lunak yang di rilis di
bawah lisensi perangkat lunak berpemilik.
Copyleft
Lisensi Copyleft juga dikenal sebagai lisensi timbal-balik atau lisensi terbatas. Lisensi ini memungkinkan pengguna
memodifikasi kode berlisensi dan mendistribusikan karya baru berdasarkan kode sebelumnya, selama pengguna
mendistribusikan karya baru atau adaptasi di bawah lisensi perangkat yang sama.
Sebagai contoh, lisensi suatu komponen perangkat lunak mungkin mengatakan karya tersebut bebas digunakan
dan didistribusikan hanya untuk pengguna pribadi. Setiap turunan yang pengguna buat sebagai hasil pengembangan
komponen tersebut, juga hanya terbatas untuk penggunaan pribadi saja.
Dalam aturan lisensi copyleft, jika anda mengggunakan suatu komponen perangkat lunak pada perangkat lunak
yang dibuat, anda harus mendistribusikan perangkat lunak tersebut dengan lisensi yang sama dengan lisensi
komponen yang anda gunakan tersebut.
Proprietary
Tipe lisensi proprietary (kepemilikan) merupakan tipe yang paling dibatasi. Lisensi ini digunakan dengan ide bahwa
hak yang ada di perangkat lunak tersebut adalah milik dari penciptanya. Pengguna tidak diizinkan untuk memodifikasi
atau mendistribusikan ulang.
Ciri khas dari lisensi perangkat lunak proprietary adalah produsen perangkat lunak memberikan hak penggunaan
pada satu atau lebih pengguna dalam suatu perjanjian lisensi pengguna akhir (end-user license agreement atau
EULA). Dengan perjanjian ini, pembeli diberikan hak untuk menginstal komputer, tetapi kepemilikan perangkat lunak
tetap ada pada produsen perangkat lunak tersebut
64