Page 17 - BEST PRACTICE_BUANA_2019_rev
P. 17
anggota PDNA, setiap anggota menyetorkan simpanan pokok Rp.
100.000,- sebagai modal awal ditambah mendapatkan hibah dari PWNA
jatim sebesar Rp. 4.000.000,- sehingga total modal awal untuk
mendirikan BTM sebesar Rp. 6.000.000,- pada saat itu tempat masih
berstatus sewa.
Dalam rangka pengembangan usaha maka ada beberapa tahapan
yang harus dimiliki yaitu:
1. Memiliki Tujuan, Visi, dan Misi yang jelas
2. Melakukan secara sadar dan terencana
3. Adanya kerangka evaluasi untuk menilai keberhasilan
pengembangannya
Selain itu, BTM Dinar Nasyiah I juga membuat SOP yang dibuat sesuai
dengan kondisi KSPPS BTM Dinar Nasyiah I dan dibuat secara rinci
tahapan-tahapan program/produk.
KSPPS BTM Dinar Nasyiah I memiliki 4 orang pengelola, 5 orang
pengurus, 1 orang DPS (Dewan Pengawas syariah). Sedangkan untuk
proses rekruitmen secara lebih detail adalah sebagai berikut:
1. Pengurus dipilih melalui Rapat Anggota dimana tahapan pemilihan
sesuai dengan Anggaran Dasar, pengurus yang terpilih dilantik oleh
pejabat Dinas koperasi, masa kepengurusan satu periode 3-5 tahun.
2. Rekrutmen DPS (Dewan Pengawas Syariah) dilakukan melalui
penunjukan seseorang sesuai dengan syarat dan ketentuan serta
yang sudah memiliki sertifikat DPS.
3. Rekrutmen Pengelola berdasarkan surat lamaran yang ditujukan
pada ketua pengurus, kemudian ada tahapan-tahapan dari
pemanggilan, melakukan test tulis, test wawancara dan test
mengaji, penerimaan sebagai karyawan/pengelola kontrak selama

