Page 14 - BUKU PANDUAN TANWIR 2 NA
P. 14
2012 dengan menetapkan rangkaian target yang bisa
diaplikasikan secara universal serta dapat diukur dalam
menyeimbangkan tiga dimensi pembangunan berkelanjutan;
(1) lingkungan, (2) sosial, dan (3) ekonomi. Tujuan
Pembangunan Berkelanjutan, yang meliputi 17 (tujuh belas)
target yaitu; tanpa kemiskinan, tanpa kelaparan, kehidupan
sehat dan sejahtera, pendidikan berkualitas, kesetaraan gender,
air bersih dan sanitasi layak, energy bersih dan terjangkau,
pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, industry, inovasi,
dan infrastruktur, berkurangnya kesenjangan, kota dan
komunitas berkelanjutan, konsumsi dan produksi yang
bertanggungjawab, penanganan perubahan iklim, ekosistem
laut, ekosistem darat, perdamaian, keadilan dan kelembagaan
yang tangguh, dan kemitraan untuk mencapai tujuan. Namun,
tanpa mengurangi rasa hormat kepada para pemimpin negeri
ini, target-target tersebut masih belum merata tercapai di
seluruh negeri yang luas ini.
Data terbaru dari The Global Gender Gap Report 2013
yang dirilis 24 Oktober 2013 Indonesia masih berada di
peringkat 95 dari 136 negara dengan skor 0,661. Peringkat ini
naik dari tahun 2012 yang berada di ranking 97, tetapi justru
semakin turun dari tahun-tahun sebelumnya dimana pada
tahun 2006 kita berada di peringkat 68. Padahal keseluruhan
rasio perbandingan jenis kelamin populasi perempuan dan laki-
laki adah 100:99; artinya hampir 1:1. Indikasinya adalah rasio
jenis kelamin belum berbanding lurus dengan kesetaraan
gender. Secara detail partisipasi dan kesempatan ekonomi
perempuan berada pada peringkat 103. Pencapaian tingkat
pendidikan di 101, dan Kesehatan dan keselamatan di peringkat
107. Menariknya pemberdayaan politik perempuan menempati
ranking lebih baik yakni 75. Secara keseluruhan kita jauh dari
Panduan Tanwir II Nasyiatul Aisyiyah 10

