Page 46 - BUKU ELEKTRONIK KIMIA BERBASIS KONTEKSTUAL KELAS X SMA/MA
P. 46

-
                        Perhatikan bahwa dalam reaksi tersebut dihasilkan ion OH . Oleh karena itu, baterai
                                                 -
                                                                                           2+
                  alkali  (bersifat  basa).  Ion  OH   ini  selanjutnya  bereaksi  dengan  ion  Zn   membentuk
                  Zn(OH)2.
                        Kegunaan baterai  alkali  sama dengan baterai  biasa. Namun,  masa pakainya lebih
                  panjang dari pada baterai biasa. Hal ini disebabkan energi yang dihasilkannya lebih besar.

                  Mengapa demikian? Perhatikanlah persamaan reaksi pada kedua jenis baterai. Pada baterai
                                                                                              2+
                                +
                  biasa, ion NH4  yang bersifat asam bereaksi dengan Zn untuk menghasilkan Zn  dan H2O.
                  akibatnya node Zn atau seng mengalami korosi dengan cepat. Adapun pada baterai alkali,

                  reaksi berlangsung dalam suasana basa, dengan demikian, korosi terhadap anode seng dapat
                  diperlambat. Efisiensi transfer elektron dalam larutan elektrolit basa juga lebih baik. Hal

                  inilah yang menyebabkan baterai alkali mampu menghasilkan daya yang lebih besar dan

                  arus listrik yang lebih stabil dibandingkan baterai biasa.
                        Baterai biasa dan baterai alkali keduanya bersifat habis sekali pakai dan tidak dapat

                  diisi  ulang.  Baterai  jenis  ini  disebut  baterai  primer  atau  sel  primer.  Dapatkah  Anda
                  menyebutkan jenis baterai primer lainnya? Apakah kegunaan baterai tersebut?



               2.4.4     Reaksi Redoks pada Penyetruman Akumulator


                        Akumulator  (aki)  merupakan  bagian

               penting  dalam  kendaraan  bermotor.  Akumulator

               tersebut berfungsi sebagai sumber listrik sehingga
               mesin  kendataan  dapat  menjalankan  kendaraan.

               Jika  kendaraan  mogok,  salah  satu  bagian  yang

               diperiksa  adalah  akumulator.  Jika  ternyata
               akumulator  rusak,  biasanya  akumulator  tersebut

               diisi   kembali    dengan    cara   penyetruman
               melibatkan reaksi redoks.

                        Suatu  akumulator  mengandung  larutan                  Gambar 2.7
                                                                           Akumulator Kendaraan
               elektrolit  asam  sulfat  (H2SO4).  Akumulator
                                                                     Sumber:
               disebut juga sel timbal (sel Pb) karena terdiri atas   https://esdikimia.wordpress.com/2011/09/
                                                                     28/sel-volta/
               rangkaian lempeng timbal.
                        Akumulator tersusun atas kutub negatif dan kutub positif. Kutub negatif terbuat dari

               logam timbal (Pb),  sedangkan kutub  positifnya terbuat  dari timbal(IV) oksida (PbO2). Di


               KIMIA BERBASIS KONTEKSTUAL UNTUK KELAS X SEMESTER II SMA/MA                             38
   41   42   43   44   45   46   47   48   49   50   51