Page 50 - EBOOK ASAM BASA BERKONTEKS GREEN CHEMISTRY DAN SOCIO SCIENTIFIC ISSUES (SSI)
P. 50
Greenmist
Issues
Ocean Acidification : Ancaman bagi Kehidupan Laut
Emisi gas rumah kaca merupakan salah satu isu lingkungan yang sangat
serius. Gas rumah kaca memiliki fungsi sebagai kaca agar cahaya matahari dapat
masuk ke dalam bumi, sehingga bumi menjadi hangat dan dapat ditempati oleh
manusia. Akan tetapi, jika kadar gas rumah kaca terlalu banyak maka akan
berdampak buruk bagi bumi, suhu di bumi akan semakin panas dan terjadi
pemanasan global. Gas karbon dioksida (CO₂) merupakan salah satu gas rumah
kaca yang mempunyai kadar paling banyak di atmosfer. Ocean acidification atau
pengasaman lautan merupakan salah satu fenomena akibat dari peningkatan kadar
gas karbon dioksida (CO₂).
Ocean acidification atau pengasaman lautan terjadi ketika karbon dioksida
diserap oleh lautan dan akan bereaksi dengan air laut dan menghasilkan senyawa
asam karbonat (H₂CO₃). Di dalam air laut, asam karbonat atau H₂CO₃ akan
terpecah menjadi ion H⁺ dan ion HCO₃⁻. Peningkatan kadar CO₂ terlarut di laut
menyebabkan pH air laut menurun. Hal ini terjadi karena ion hidrogen yang
terbentuk dari pemecahan asam karbonat akan membuat pH cenderung asam dan
karena kadar CO₂ yang masuk ke laut meningkat, ion hidrogen yang terbentuk
menjadi lebih banyak. Selain menyebabkan pH air laut menurun, pengasaman laut
juga akan membuat kadar ion karbonat (CO₃²⁻) menipis karena terus berikatan
dengan ion H⁺. Hal ini akan menghambat terjadinya proses kalsifikasi karang dan
moluska karena kekurangan asupan ion karbonat (CO₃²⁻).
Gambar 2.3 Siklus ocean acidification
Sumber:
National Research Council of the National Academies
50