Page 31 - BUKU DIGITAL MODEL RANDAI PERUBAHAN LINGKUNGAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL SUMATERA BARAT_Neat
P. 31
PERUBAHAN LINGKUNGAN
Sejak 1970-an, berbagai permasalahan, seperti kemiskinan, konflik
lahan dan degradasi hutan, memengaruhi pengelolaan hutan di
Indonesia. Sehingga penting peran masyarakat dalam menjaga
pelestariannya dan bijak memanfaatkan sumber daya hutan.
Gambar 21. Hutan Nagari Jorong Simancuang, Kab. Solok Selatan (Dokumentasi Dinas
Kehutanan Provinsi Sumatera Barat, 2018).
Berikut beberapa bentuk kearifan lokal Sumatera Barat dalam
melestarikan dan memanfaatkan sumber daya hutan.
1. Hutan Adat Rimbo Tolang dan Rimbo Ubau Nagari Koto Besar
Hutan Adat Rimbo Tolang dan Rimbo Ubau Nagari Koto Besar
terletak di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat. Kearifan lokal
masyarakat di sana dalam menjaga hutan adat dengan membuat
aturan atau pantangan. Di antara pantangan tersebut yaitu dilarang
merusak tanaman, mengucapkan perkataan dan perbuatan kotor dan
buang air besar ataupun kecil sembarangan. Selain itu, tertera pula
spanduk "Dilarang Merokok" di pondok (gardu jaga) di gerbang
masuk hutan adat.
AWAL AKHIR 15
DAFTAR ISI