Page 11 - E-Modul Bioproses Sel (Shely Dwi Wulandari)
P. 11
2. Transport Aktif
Gambar 4. Transpor aktif
Transpor Aktif adalah mekanisme transpor yang memerlukan
energy (ATP) untuk melawan gradient konsentrasi meliputi transport
aktif primer dan sekunder. Transport aktif primer memerlukan energy
dalam bentuk ATP, sedangkan transport aktif sekunder memerlukan
energy untuk menciptakan potensial membrane. Potensial membrane
dapat terjadi apabila sudah terjadi transport aktif primer sehingga
transport aktif primer dan transport aktif sekunder saling berhubungan.
Adakalanya suatu partikel tidak dapat berdifusi karena terhalang oleh
membran yang impermeabel (tidak dapat ditembus). Namun, jika pada
membran itu terdapat faktor pembantu, misalnya enzim yang
menyebabkan terbukanya saluran pada protein integral, partikel tersebut
dapat berdifusi tanpa melibatkan energi. Peristiwa ini disebut difusi
terbantu/berfasilitas. Sebagian partikel diangkut melintasi membran
dengan cara transpor aktif, yaitu dengan melibatkan sejumlah energi
untuk pemindahan partikel dari larutan yang konsentrasinya lebih
rendah (hipotonis). Transpor aktif juga dilakukan jika membran
memiliki tingkat permeabilitas yang sangat rendah terhadap partikel
tertentu.
Transpor aktif Merupakan kebalikan dari transpor pasif dan
bersifat tidak spontan. Arah perpindahan dari transpor ini melawan
Shely Dwi Wulandari – Bioproses Sel Kelas XI | 8

