Page 5 - INDO CERPEN
P. 5
Dan datanglah para pasukkan jerman yang mencoba untuk mengepung kami dari
belakang namun sebelum mereka berhasil mengepung kami datanglah para pemuda
dan para tentara yang sudah bersiap siaga untuk penyerangan seperti ini. Lalu para
pasukkan jerman pun dipaksa mundur bila tidak ingin terjadi pertumpahan darah
ditempat itu. Setelah kejadian itu para pemimpin yang berada di dalam tenda
mendengar kejelihan ku di situasi itu dan berkata
“Kamu ini siapa nak?”
“aku adalah anak dari jendral joeko”
“tak heran aku dengan kejelihanmu itu, kamu dan ayahmu memiliki instinct yang sangat
peka terhadap gerakan musuh”
“terimakasih pak, bolehkah aku bertanya?”
“silahkan anak muda”
“para pemuda memberitahukan kepadaku bahwa ayahku selalu ingin menyelesaikan
misi terakhirnya”
“misi terakhir? Misi apa nak?”
“misi yang disebut sebagai the end of the fire”
Lalu seketika jendral yang sedang berbincang denganku berhenti berbicara dan diam
ditempat seolah olah malaikat pencabut nyawa sedang menatap jiwanya
“Pak? Ada apa pak”
“a- ayahmu merupakan pekerja yang sangat optimis dan berani merelakan segalanya
untuk dapat mencapai tujuannya”
“maksud bapak?”
“tanggal 14 februari 1945 ayahmu mencoba untuk memberontak dari jepang dan
mencoba untuk membunuh jendral dari jerman di saat itu”
“lalu apa yang terjadi?”
“20 jendral disekitar Indonesia tertangkap dan terbunuh”
“lalu bagaimana dengan ayahku?”
“ayahmu mengunakan bantal dan guling untuk menipu para penjaga penjara sebelum
dirinya di eksekusi mati bersama 20 jendral lainnya dan sejak itu dia mengusulkan ide
ide yang diluar akal untuk membunuh jendral dari jerman. Namun ide ide tersebut
ditolak dan ayahmu dianggap gila terhadap jendral jerman dan disaat itu umurmu baru
10 tahun dan tinggal bersama ibumu”
“kenapa aku dan ayah terpaksa terpisah semenjak aku dilahirkan?”

