Page 62 - CERPEN 9A - Copy
P. 62

Judul         : Side Eye


                  Karangan      : Gilbert B. P. M
                  Tema          : Misteri


                  Genre         : Horror



                         Pada  suatu  hari  hiduplah  suatu  keluarga  kaya.  Keluarga  ini  cukup
                  terpandang  di  kalangan  sekitarnya  keluarga  ini  memiliki  panggilan  Wilson


                  family. Mereka adalah keluarga yang hidup tentram damai tanpa kekurangan.
                         Wilson  family  memiliki  dua  anak  yaitu:  Anak  pertama  Bernama

                  Matthew Glorious Wilson Sebut saja Theo. Anak kedua Bernama Valencia

                  Alexandra  Wilson,  sebut  saja  Cia.  Cia  mengidap  penyakit  anxiety  yang

                  mengharuskan Cia suka hidup sendiri di kamar. Berbeda Theo kakaknya,

                  Theo Adalah sosok orang yang percaya diri dan berani.

                  Suatu  hari  dia  tidur  dan  bermimpi  aneh  dan  tentu  saja  ia  tidak  menyukai

                  mimpi  itu.  Dan  ia  terbangun  dan  berkata  “AAAAAA…!!  Kak  Theoo”.

                  Mendengar  hal  itu  Kak  Teo  langsung  menyusuri  kamar  Cia.  “Kenapa  sih

                  Dek  teriak-teriak?”.  Cia  menjawab:  “Kak…  Aku  tadi  habis  mimpi  buruk”.

                  Theo menjawab “Mimpi apaan emang?”.

                         Mimpinya  seperti  ini  Kak.  Di  situ  Aku  sedang  berjalan  di  sebuah

                  hutan  belantara  dan  aku  melihat  sosok  kakek  tua  yang  sedang  sibuk

                  menimba air sumur, dan aku mendatangi kakek itu dan bertanya “Kakek…,

                  kakek siapa dan ngapain Di Sini?” Kakek itu terdiam dan menjawab “Oh

                  jadi  kamu  yang  selama  ini  kami  cari”  *Jawab  kakek  misterius  itu  sambil

                  membelakangi  Cia.  Lalu  aku  balas  “Maksud  kakek  apa  ya?”.  Kakek  itu

                  terdiam dan tiba-tiba kakek itu menoleh ke aku. Setelah aku melihat wajah

                  kakek  itu,  tiba-tiba  sebelah  mataku  keluar  darah.  Sosok  kakek  itu  setelah

                  menolehkan  wajahnya  kepadaku  tidak  memiliki  kedua  bola  matanya

                  makanya aku teriak tadi Kak. “Ah itu cuman mimpi biasa doang, mending

                  kamu sarapan” Dan Cia mengikuti arahan kakaknya.






                                                                                                     62
   57   58   59   60   61   62   63   64   65   66   67