Page 644 - Gabungan
P. 644
Perdagangan untuk menyerahkan hadiah uang tunai 1 juta rupiah
sebagai "Penghargaan Kehormatan". Empat finalis lainnya menerima
"Penghargaan Harapan" senilai 500 ribu rupiah dari Bai Zhongwu dan
perwakilan investor Jepang, Nakamura Ken.
Malam "Karlina" itu sukses besar. Ia membuktikan bahwa kain
produksi "Karlina" cocok untuk segala acara bergengsi.
Usai acara, Menteri Perdagangan, Bai Zhongwu, Nakamura Ken,
Johnny, dan Nyi Loro berfoto bersama. Keesokan harinya, TV
nasional dan koran-koran meliput acara itu dengan gambar-gambar
indah, menjadi buah bibir seantero kota.
Beberapa hari kemudian, Bai Zhongwu menerima Johnny di
kantornya. Johnny meminta pekerjaan. Pertimbangkan
kecakapannya berbicara dan bergaul, Bai Zhongwu
menempatkannya sebagai wakil kepala departemen penjualan
dengan gaji 250 ribu rupiah. Dua bulan kemudian, Nyi Loro yang baru
lulus sekolah sekretaris menjadi asisten pribadi Bai Zhongwu. Johnny
memanfaatkan kedekatan kerja ini untuk menjalin hubungan dengan
Nyi Loro.
Enam bulan berselang, seorang sopir truk ketahuan menjual kain
secara ilegal—kasus yang menjerat Johnny. Penyidikan lebih lanjut
mengungkap korupsi dan pencurian yang dilakukannya. Johnny
dihukum tiga bulan penjara.
644

