Page 648 - Gabungan
P. 648
tempat sepi di dekat waduk. Saat Irama Shinta tidak waspada, Johnny
dengan mudah mengakhiri hidupnya. Ia menemukan tempat yang
dalam, mengikat tubuh Irama Shinta dengan batu, lalu
menenggelamkannya ke dasar air.
Johnny mengambil cincin merah muda dari jari Irama Shinta,
kembali ke penginapan, menggeledah koper Irama Shinta, dan
menemukan satu lagi cincin berlian. Dengan tergesa-gesa, ia
menyetir mobil, meninggalkan penginapan, dan pulang ke rumah Lily.
Johnny dan Lily juga hidup dalam kemunafikan. Diam-diam, ia
mengubur tiga cincin berlian itu di bawah pohon mangga di belakang
rumah.
Johnny terus memikirkan ketiga berlian itu. Rumah Lily hanya
sewa, waktunya terbatas, sementara ia sendiri sekarang terpenjara,
tak berdaya.
Mobil bergerak perlahan. Johnny murung, semua rencana liciknya
di masa lalu kini tak bisa lagi dijalankan.
Sorotan Bab Ini:
"Langit tak selalu cerah, nasib manusia bagai roda yang berputar.
Ayah, Sachiko masih ada harapan. Xifan... sudah tiada."
648

