Page 652 - Gabungan
P. 652
tangan, apalagi berbincang langsung."
"Mungkin karena kami pasangan muda, dan juga keturunan
Tionghoa, jadi dianggap representatif, makanya dipilih. Ayahku bilang:
'Ini kebanggaan keluarga Bai! Juga kebanggaan warga Tionghoa
perantauan!' Awalnya, ayahku ingin mengadakan puluhan meja
perayaan di 'Restoran Mewah Yangxin Dian'. Tapi karena sekarang
sedang digalakkan hidup sederhana dan menjauhi gaya hidup
mewah, akhirnya hanya keluarga besar kami, sekitar 20 orang, yang
merayakan dengan dua meja di sana. Tuan Hassan, kau tidak tahu
betapa bahagianya istriku, Maria! Sepulang dari Istana Presiden, dia
terus memandangi tangannya—tangan yang sempat menjabat
tangan Presiden dan Ibu Negara!" kata Bai Wenhao.
"Bagaimana kalian memutuskan untuk sterilisasi?" tanya Hassan
sambil tersenyum.
"Ceritanya panjang, Tuan Hassan! Awalnya, saat istriku
melahirkan Bai Dingding, dia menderita sakit selama 27 jam di ruang
bersalin. Mungkin karena trauma, begitu pulang dari rumah sakit, dia
bilang: 'Aku mau melahirkan satu lagi untukmu, tapi jangan terlalu
banyak.'"
"Aku orang yang terbuka, langsung setuju. Saat anak kedua, Bai
Dangdang, lahir, awalnya rencananya Maria yang akan disteril. Tapi
waktu itu dia sedang sedikit flu, dan ruang bersalinnya ber-AC.
652

