Page 720 - Gabungan
P. 720
menyesal. Untuk apa ia bekerja keras selama puluhan tahun? Apakah
hidupnya hanya akan terus terperangkap dalam urusan uang? Ia
menyadari bahwa masih ada 10-20 tahun lagi di sisa hidupnya, dan
ia bertekad untuk memperbaiki segala yang kurang di masa lalu.
Bai Zhongwu ingin sekali memegang tangan sang istri dan
mencurahkan isi hatinya. Namun, melihat Sachiko tidur begitu tenang,
ia tak tega mengganggunya. Ia lalu menoleh ke arah ayahnya, Bai
Datou, yang sejak kembali dari Hong Kong setelah bertemu dengan
Bibi Lanni, terlihat lebih bersemangat, seolah awet muda.
Bai Datou duduk dengan wajah berseri di sofa, sementara Bai
Xiaojuan bersandar di bahu kakeknya. Sesekali, Bai Datou memeluk
cucunya dan menepuk-nepuknya dengan lembut seperti
menenangkan anak kecil. Bowen, Wenxiong, Wenhao, dan yang
lainnya duduk dalam keheningan, hanya sesekali berbisik pelan, takut
mengganggu tidur Sachiko.
Tiba-tiba, Tanaka Sachiko bergerak sedikit. Semua mata tertuju
padanya. Perlahan, ia membuka mata, melihat suaminya di tepi
ranjang, lalu menyapu pandang ke seluruh keluarga di ruangan itu.
Matanya pun berkaca-kaca.
"Sachiko! Bagaimana perasaanmu?" tanya Bai Zhongwu lembut.
"Ibu!" Bai Xiaojuan tak kuasa menahan diri dan langsung memeluk
ibunya, menangis tersedu-sedu.
720

