Page 13 - MANUSIA IKHSAN YANG DIRIDHO ALLAH
P. 13
Sempurnakanlah takaran dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang merugikan; dan
timbanglah dengan timbangan yang lurus. Dan janganlah kamu merugikan manusia pada
hak-haknya dan janganlah kamu merajalela di muka bumi dengan membuat
kerusakan; dan bertakwalah kepada Allah yang telah menciptakan kamu dan umat-umat
yang dahulu". (Al Qur’an surat (26) Asy Syu’araa ayat 181-184)
Katakanlah: "Kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada
kami dan yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub, dan anak-
anaknya, dan apa yang diberikan kepada Musa, Isa dan para nabi dari Tuhan
mereka. Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka dan hanya kepada-
Nya-lah kami menyerahkan diri." (Al Qur’an surat (03) Ali ‘Imran ayat 84)
Katakanlah (hai orang-orang mukmin): "Kami beriman kepada Allah dan apa yang
diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak,
Yakub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa
yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan
seorang pun di antara mereka dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya". (Al Qur’an surat
(02) Al Baqarah ayat 136)
9. Bertakwa Versi Allah Harus Mampu Segera Mohon Ampun, Segera Menahan
Amarah, Segera Bersedekah, Segera Memaafkan Kesalahan Orang Lain.
Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada syurga yang
luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (yaitu)
orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit,
dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang.
Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan. (Al Qur’an surat (03) Ali ‘Imran ayat
133-134)
Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai
tuhannya, dan Allah membiarkannya sesat berdasarkan ilmu-Nya dan Allah telah
mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas
penglihatannya? Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Allah
(membiarkannya sesat). Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran? (Al Qur’an surat
(45) Al Jaatsiyah ayat 23)
Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai
tuhannya. Maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara atasnya? (Al Qur’an surat (25)
Al Furqaan ayat 43)
Dan aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu
selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh
Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Al Qur’an surat
(12) Yusuf ayat 53)
Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya di antara istri-istrimu dan anak-anakmu ada
yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka; dan jika kamu
memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka) maka sesungguhnya
Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Sesungguhnya hartamu dan anak-
anakmu hanyalah cobaan (bagimu): di sisi Allah-lah pahala yang besar. (Al Qur’an surat (64)
At Taghabuun ayat 14-15)
MANUSIA IKHSAN 7