Page 14 - MANUSIA IKHSAN YANG DIRIDHO ALLAH
P. 14
Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi
sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-
malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada
kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan
pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba
sahaya, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang
menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam
kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang
benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa. (Al Qur’an surat (02)
Al Baqarah ayat 177)
Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak
yatim, dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. Maka kecelakaanlah
bagi orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya,orang-orang yang
berbuat ria. dan enggan (menolong dengan) barang berguna. (Al Qur’an surat (107)
Al Ma’uun ayat 1-7)
9.1. Bertakwa Versi Allah Harus Mampu Segera Memohon Ampun
Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan sesuai dengan petunjuk Allah.
Allah menyukai orang jika bersalah segera memohon ampun. Allah menyukai orang
yang tidak pelit harta, tenaga, waktu dan apa saja. Allah menyukai orang yang
mampu menahan amarah dan mampu memaafkan kesalahan orang lain
kecuali mereka yang telah taubat dan mengadakan perbaikan dan
menerangkan (kebenaran), maka terhadap mereka itu Aku menerima
taubatnya dan Akulah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. (Al Qur’an
surat (02) Al Baqarah ayat 160)
Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga
yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang
bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang
maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan
(kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan. (Al Qur’an
surat (03) Ali ‘Imran ayat 133-134)
Sesungguhnya taubat di sisi Allah hanyalah taubat bagi orang-orang yang
mengerjakan kejahatan lantaran kejahilan, yang kemudian mereka
bertaubat dengan segera, maka mereka itulah yang diterima Allah taubatnya; dan
Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. (Al Qur’an surat (04) An Nisaa ayat 17)
Apabila orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami itu datang kepadamu,
maka katakanlah: "Salaamun-alaikum. Tuhanmu telah menetapkan atas diri-
Nya kasih sayang, (yaitu) bahwasanya barang siapa yang berbuat
kejahatan di antara kamu lantaran kejahilan, kemudian ia bertaubat
setelah mengerjakannya dan mengadakan perbaikan, maka sesungguhnya
Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Al Qur’an surat (16) An Nahl
ayat 54)
Kemudian, sesungguhnya Tuhanmu (mengampuni) bagi orang-orang yang
mengerjakan kesalahan karena kebodohannya, kemudian mereka
bertaubat sesudah itu dan memperbaiki (dirinya); sesungguhnya Tuhanmu
sesudah itu benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Al Qur’an surat
(16) An Nahl ayat 119)
MANUSIA IKHSAN 8