Page 18 - MANUSIA IKHSAN YANG DIRIDHO ALLAH
P. 18
"Peringatkanlah olehmu sekalian, bahwasanya tidak ada Tuhan (yang hak)
melainkan Aku, maka hendaklah kamu bertakwa kepada-Ku". (Al Qur’an
surat (16) An Nahl ayat 2)
Sesungguhnya (agama tauhid) ini, adalah agama kamu semua, agama yang satu dan
Aku adalah Tuhanmu, maka bertakwalah kepada-Ku. (Al Qur’an surat (23) Al
Mu’minuun ayat 52)
(yaitu) bertakwalah kepada-Nya dan taatlah kepadaku, (Al Qur’an surat (71) Nuh
ayat 3)
Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari Bani Israel (yaitu): Janganlah
kamu menyembah selain Allah, dan berbuat baiklah kepada ibu bapak, kaum
kerabat, anak-anak yatim, dan orang-orang miskin, serta ucapkanlah kata-kata yang
baik kepada manusia, dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. Kemudian kamu tidak
memenuhi janji itu, kecuali sebahagian kecil daripada kamu, dan kamu selalu
berpaling. (Al Qur’an surat (02) Al Baqarah ayat 83)
Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan
sesuatu pun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak, karib-kerabat,
anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh,
teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai
orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri, (Al Qur’an surat (04)
An Nisaa’ ayat 36)
Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah
selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-
baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur
lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada
keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah
kepada mereka perkataan yang mulia. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka
berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: "Wahai Tuhanku, kasihilah
mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil".
(Al Qur’an surat (17) Al Israa’ ayat 23-24)
Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala
dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barang siapa
yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang
besar. (Al Qur’an surat (04) An Nisaa’ ayat 48)
Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu)
dengan Dia, dan Dia mengampuni dosa yang selain dari syirik itu bagi siapa yang
dikehendaki-Nya. Barang siapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan
Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya. (Al Qur’an surat
(04) An Nisaa’ ayat 116)
10.2. Mendirikan Shalat –Sembahyang Untuk Senantiasa Mengingat Allah
Supaya Selalu Bertakwa Dan Berbuat Kebajikan
Dan agar mendirikan sembahyang serta bertakwa kepada-Nya." Dan Dialah
Tuhan Yang kepada-Nya-lah kamu akan dihimpunkan. (Al Qur’an surat (06) Al
An’aam ayat 72)
MANUSIA IKHSAN 12