Page 21 - MANUSIA IKHSAN YANG DIRIDHO ALLAH
P. 21
hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berutang, untuk
jalan Allah dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan, sebagai sesuatu
ketetapan yang diwajibkan Allah; dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
(Al Qur’an surat (09) At Taubah ayat 60)
dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia
memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat selama
aku hidup; (Al Qur’an surat (19) Maryam ayat 31)
10.5. Mengerjakan Haji-Umrah Untuk Senantiasa Mengingat Allah Supaya Selalu
Bertakwa Dan Berbuat Kebajikan
(Musim) haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi, barang siapa yang menetapkan
niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats (keji),
berbuat fasik dan berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan haji. Dan apa
yang kamu kerjakan berupa kebaikan, niscaya Allah mengetahuinya. Berbekallah, dan
sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku
hai orang-orang yang berakal. (Al Qur’an surat (02) Al Baqarah ayat 197)
Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim; barang
siapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia; mengerjakan haji adalah
kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup
mengadakan perjalanan ke Baitullah; Barang siapa mengingkari (kewajiban
haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta
alam. (Al Qur’an surat (03) Ali ‘Imran ayat 97)
Sesungguhnya Safa dan Marwah adalah sebahagian dari syi`ar Allah. Maka barang
siapa yang beribadah haji ke Baitullah atau ber-`umrah, maka tidak ada
dosa baginya mengerjakan sai antara keduanya. Dan barang siapa yang
mengerjakan suatu kebajikan dengan kerelaan hati, maka sesungguhnya Allah Maha
Mensyukuri kebaikan lagi Maha Mengetahui. (Al Qur’an surat (02) Al Baqarah
ayat 158)
Apabila kamu telah menyelesaikan ibadah hajimu, maka berzikirlah
(dengan menyebut) Allah, sebagaimana kamu menyebut-nyebut (membangga-
banggakan) nenek moyangmu, atau (bahkan) berzikirlah lebih banyak dari itu. Maka
di antara manusia ada orang yang berdoa: "Ya Tuhan kami, berilah kami (kebaikan)
di dunia", dan tiadalah baginya bahagian (yang menyenangkan) di akhirat. (Al Qur’an
surat (02) Al Baqarah ayat 200)
Dan berzikirlah (dengan menyebut) Allah dalam beberapa hari yang
berbilang. Barangsiapa yang ingin cepat berangkat (dari Mina) sesudah dua hari,
maka tiada dosa baginya. Dan barang siapa yang ingin menangguhkan
(keberangkatannya dari dua hari itu), maka tidak ada dosa pula baginya bagi orang
yang bertakwa. Dan bertakwalah kepada Allah, dan ketahuilah, bahwa kamu akan
dikumpulkan kepada-Nya. (Al Qur’an surat (02) Al Baqarah ayat 203)
Apakah (orang-orang) yang memberi minuman kepada orang-orang yang
mengerjakan haji dan mengurus Masjidilharam, kamu samakan dengan
orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian serta berjihad
di jalan Allah? Mereka tidak sama di sisi Allah; dan Allah tidak memberikan
petunjuk kepada kaum yang zalim. (Al Qur’an surat (09 At Taubah ayat 19)
MANUSIA IKHSAN 15