Page 21 - KIAT-KIAT BERPERANG
P. 21

Dan  (Kami  telah  mengutus)  kepada  penduduk  Madyan  saudara  mereka,  Syuaib.  Ia
                berkata: "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu
                selain-Nya. Sesungguhnya telah datang kepadamu bukti yang nyata dari Tuhanmu.
                Maka  sempurnakanlah  takaran  dan  timbangan  dan  janganlah  kamu  kurangkan  bagi
                manusia barang-barang takaran dan timbangannya, dan janganlah kamu membuat
                kerusakan di muka bumi sesudah Tuhan memperbaikinya. Yang demikian itu
                lebih baik bagimu jika betul-betul kamu orang-orang yang beriman". (Al Qur’an surat
                (07) Al A’raaf ayat 85)

                Sesungguhnya  Allah  menyuruh  (kamu)  berlaku  adil  dan  berbuat  kebajikan,
                memberi  kepada  kaum  kerabat,  dan  Allah  melarang  dari  perbuatan  keji,
                kemungkaran  dan  permusuhan.  Dia  memberi  pengajaran  kepadamu  agar  kamu
                dapat mengambil pelajaran.  (Al Qur’an surat (16) An Nahl ayat 90)

            2.  Makna Berperang Melawan Hawa Nafsu

                Berperang melawan hawa nafsu adalah berperang sungguh-sungguh berjihad di
                jalan  Allah  dengan  Al  Qur’an  mengutamakan  pengendalian  hati  dan  pikiran  untuk
                memberikan rahmat bagi semua makhluk ciptaan Allah melalui perbuatan memberikan
                contoh  berbuat  kebajikan  dan  menyeru  umat  kepada  kebajikan,  menyuruh  kepada
                yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar.

                Berperang seperti ini paling disukai Allah.  Berperang melawan hawa nafsu musuhnya
                adalah hawa nafsu (hati dan pikiran) yang berisikan sifat-sifat Jin Iblis Syaitan yang
                terkutuk, merangsang manusia untuk saling berselisih dan bermusuhan.

                Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh (mu),
                karena sesungguhnya syaitan-syaitan itu hanya mengajak golongannya supaya
                mereka  menjadi  penghuni  neraka  yang  menyala-nyala.  (Al  Qur’an  surat  (35)
                Faathiir ayat 6)

                Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi,
                dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya
                syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu. (Al Qur’an surat (02) Al  Baqarah
                ayat 168)

                Hai  orang-orang  yang  beriman,  masuklah  kamu  ke  dalam  Islam  secara
                keseluruhannya,  dan  janganlah  kamu  turut  langkah-langkah  syaitan.
                Sesungguhnya  syaitan  itu  musuh  yang  nyata  bagimu.  (Al  Qur’an  surat  (02)  Al
                Baqarah ayat 208)

                Dan  katakanlah  kepada  hamba-hamba-Ku:  "mereka  mengucapkan  perkataan  yang
                lebih  baik  (benar).  Sesungguhnya  syaitan  itu  menimbulkan  perselisihan  di
                antara  mereka.  Sesungguhnya  syaitan  itu  adalah  musuh  yang  nyata  bagi
                manusia. (Al Qur’an surat (17) Al Israa‘ ayat 53)

                Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan
                kebencian  di  antara  kamu  lantaran  (meminum)  khamar  dan  berjudi  itu,  dan
                menghalangi  kamu  dari  mengingat  Allah  dan  sembahyang;  maka  berhentilah  kamu
                (dari mengerjakan pekerjaan itu). (Al Qur’an surat (05) Al Maa-idah ‘ ayat 91)

                                                                      KIAT-KIAT BERPERANG                 4
   16   17   18   19   20   21   22   23   24   25   26