Page 19 - KIAT-KIAT BERPERANG
P. 19

Berperang  melawan  hawa  nafsu,  peperangan  ini  terjadi  di  dalam  diri  kita,  karena
            musuhnya  adalah  hawa  nafsu  Iblis  Syaitan  yang  merasuk,  mempengaruhi  dan
            mendominasi jiwa manusia agar manusia segera melaksanakan larangan-larangan Allah.

            Peperangan melawan hawa nafsu, adalah peperangan abadi yang berlangsung sepanjang
            zaman selama ada manusia dan Jin Iblis Syaitan yang terkutuk.

            Allah  sangat  menyukai  orang-orang  yang  berperang  melawan  hawa  nafsu  yaitu  orang-
            orang  yang  beriman,  bertakwa  dan  berbuat  kebajikan  kepada  semua  makhluk  Allah.
            Secara rinci akan dijelaskan oleh ayat-ayat Allah atau ayat-ayat Al Qur’an di dalam buku
            ini.

            Allah  sangat  menyukai  peperangan  melawan  hawa  nafsu,  karena  peperangan  ini  akan
            menghasilkan  perdamaian,  persatuan,  kesejahteraan,  kerukunan  hidup  antarumat
            beragama yang Islami

            Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai
            tuhannya,  dan  Allah  membiarkannya  sesat  berdasarkan  ilmu-Nya  dan  Allah
            telah  mengunci  mati  pendengaran  dan  hatinya  dan  meletakkan  tutupan  atas
            penglihatannya?  Maka  siapakah  yang  akan  memberinya  petunjuk  sesudah  Allah
            (membiarkannya  sesat).  Maka  mengapa  kamu  tidak  mengambil  pelajaran?      (Al  Qur’an

            surat (45) Al Jaatsyiyah ayat 23)

            Terangkanlah  kepadaku  tentang  orang  yang  menjadikan  hawa  nafsunya  sebagai
            tuhannya.  Maka  apakah  kamu  dapat  menjadi  pemelihara  atasnya?  (Al  Qur’an
            surat (25) Al Furqaan ayat 43)

            Dan  aku  tidak  membebaskan  diriku  (dari  kesalahan),  karena  sesungguhnya
            nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat
            oleh  Tuhanku.  Sesungguhnya  Tuhanku  Maha  Pengampun  lagi  Maha  Penyayang.
            (Al Qur’an surat (12) Yusuf ayat 53)

            Ada 2 (dua) makna berperang di jalan Allah, yaitu makna berperang fisik dan
            makna berperang melawan hawa nafsu :

            1.  Makna berperang fisik

                Berperang  fisik  adalah  sungguh-sungguh  berjihad  di  jalan  Allah  dengan  Al  Qur’an
                menggunakan mulut, tangan, kaki dan mengutamakan pikiran tidak menggunakan hati
                yang  mengakibatkan  membuat  kerusakan  di  muka  bumi,  merugikan  manusia
                khususnya anak-anak dan merusak lingkungannya.

                Berperang fisik diizinkan Allah tetapi tidak disukai Allah, karena Allah tidak menyukai
                peperangan dan Allah tidak menyukai orang-orang yang membuat kerusakan.

                Telah  diizinkan  (berperang)  bagi  orang-orang  yang  diperangi,  karena
                sesungguhnya  mereka  telah  dianiaya.  Dan  sesungguhnya  Allah,  benar-benar  Maha
                Kuasa menolong mereka itu. (Al Qur’an surat (22) Al Hajj ayat 39)




                                                                      KIAT-KIAT BERPERANG                 2
   14   15   16   17   18   19   20   21   22   23   24