Page 404 - 100 Cerita Rakyat Nusantara
P. 404

Setelah cukup beristirahat, mereka melanjutkan perjalanan.
           Semakin lama, perjalanan itu terasa semakin berat, apalagi
           matahari bersinar terik.
               Raja memerintahkan para pengawalnya berhenti untuk makan.

               Namun saat mereka hendak makan, ada salah satu pengawal
           yang bernama Denggi berbuat curang. Dia mengambil jatah
           makanan lebih banyak dari teman-temannya.
               Mengetahui keserakahan Denggi, teman-temannya pun marah.

           Keributan pun tak terelakkan.
               Raja Tilahunga berusaha menengahi keributan itu.
               ”Denggi, kau seharusnya malu dengan perbuatanmu. Kita
            semua sama-sama lapar, bahkan aku pun tak meminta makanan

                     lebih banyak daripada yang kalian makan.”
                                    Mendengar perkataan Raja, Denggi
                                                 pun merasa malu. Dia lalu
                                                      mengembalikan makanan yang

                                                        diambilnya dan meminta
                                                        maaf pada teman-temannya.
                                                          Sejak saat itu, padang
                                                    rumput tempat Raja Tilahunga

                                                            dan para pengawalnya
                                                              makan itu diberi nama
                                                                Tuladenggi. Nama ini
                                                                berasal dari kata tula

                                                                yang artinya serakah.













                                                                                       401
   399   400   401   402   403   404   405   406   407   408   409