Page 441 - 100 Cerita Rakyat Nusantara
P. 441

Karena tak mau kalah, dia segera mempercepat
               larinya menuju perhentian kedua.
                   Namun, apa yang terjadi? Kelomang sudah berjalan di
               depannya dan menuju ke perhentian ketiga.
                   ”Aku ada di depanmu, Rusa,” teriak Kelomang.

                   Rusa terkejut. Dia berlari secepat mungkin, tak
               mau kalah dari Kelomang. Namun, setiap kali tiba di
               perhentian, Kelomang selalu saja selangkah lebih maju.

                   Akhirnya, dia pun tiba di perhentian terakhir.
               Kelomang sudah menantinya di sana.
                   Rusa pun mengaku kalah. Karena malu, dia bahkan
               mengembalikan semua wilayah hewan lain yang dulu
               pernah direbutnya.

                   Sejak saat itu, hutan itu kembali damai seperti dulu.
               Tentunya, tak seekor hewan pun membocorkan rahasia
               Kelomang pada para rusa.
































       438
   436   437   438   439   440   441   442   443   444   445   446