Page 438 - 100 Cerita Rakyat Nusantara
P. 438

Sementara itu, tak jauh dari hutan, yaitu di tepi Pulau
             Aru, hiduplah sekelompok kelomang. Wilayah yang mereka

             tinggali adalah wilayah yang indah dan udaranya masih segar.
                Kelompok rusa yang mengetahui wilayah itu, ingin
             menguasainya. Seperti biasa, pemimpin rusa mengajak si
             kelomang itu untuk berlomba lari melawannya.

                ”Bukankah kelomang kecil dan lambat? Aku pasti bisa
             mengalahkan mereka dengan mudah,” pikirnya. Merasa yakin
             akan menang, dia lalu menemui pemimpin kelomang.
                Di luar dugaan, pemimpin kelomang menerima

             tantangannya. Rusa tak tahu, meski bertubuh kecil, mereka
             memiliki akal yang cerdik.
                                    Keesokan harinya, pemimpin rusa telah
                                     siap di tempat pertandingan. Rusa-rusa

                                        yang lain ikut menonton untuk memberi
                                         semangat.





























                                                                                       435
   433   434   435   436   437   438   439   440   441   442   443