Page 448 - 100 Cerita Rakyat Nusantara
P. 448

Semua yang melihat hal itu
                     bersorak-sorai.
                        “Ular, pergilah jauh-jauh! Jangan mengganggu
                     mereka lagi,” pinta Buaya Tembaga pada Ular yang

                     sudah lemas.
                        Ular menyerah. Dengan sisa tenaganya, dia merayap
                     meninggalkan pantai Pulau Buru.

                        Sejak saat itu, para penghuni laut terbebas dari
                     serangan Ular Raksasa. Sebagai ucapan terima kasih,
                      mereka menganugerahkan gelar pada Buaya Tembaga,
                      yaitu Yang Dipertuan di Teluk Baguala. Tak lupa,
                     mereka juga menghadiahkan sebuah gentong yang

                     berisi aneka jenis ikan, seperti ikan parang, ikan
                     papere, dan ikan salmaneti.
                         Setelah kembali ke Teluk Buaga, ikan-ikan

                        tersebut berkembang biak amat banyak. Hingga
                                      saat ini, ikan-ikan jenis itu mudah
                                        ditemui di Teluk Buaga.

















                                                                                       445
   443   444   445   446   447   448   449   450   451   452   453