Page 17 - E-BOOK PENCEMARAN LINGKUNGAN
P. 17
PENCEMARAN AIR BERBABIS INKUIRI
meningkatnya zat-zat hara dipertanian. Peningkatan tersebut dapat menyebabkan
pertumbuhan eceng gondok menjadi pesat (blooming). Pertumbuhan eceng gondok
yang cepat dan kemudian mati membutuhkan banyak oksigen untuk
menguraikannya. Hal ini kemudian menyebabkan kurangnya oksigen dan
mendorong terjadinya kehidupan organisme anaerob (organisme yang dapat hidup
tanpa oksigen) dan organisme aerob (organisme yang membutuhkan oksigen) akan
mati atau bermigrasi ke tempat yang memadai.
c. Limbah rumah tangga
Kegiatan rumah tangga juga menghasilkan limbah yang terdiri dari limbah cair
dan limbah padat. limbah rumah tangga akan dialirkan ke selokan, kemudian
dialirkan ke sungai. Akibatnya, ekosistem sungai tersebut rusak dan sungai tersebut
akan tercemar. Sungai yang tercemar oleh limbah rumah tangga biasanya memiliki
ciri yaitu air sungai tersebut berbusa (lihat gambar 6.8). mengapa demikian? Hal ini
dikarenakan limbah buangan detergen hasil dari limbah rumah tangga tersebut, busa
ini akan menghalangi cahaya matahari menembus ke dalam perairan sehingga
fitoplankton tidak dapat berpotosintesis dan menyebabkan air tersebut kekurangan
oksigen.
Gambar 11 Busa menutupi permukaan air di aliran sungai
(Sumber : detiknews.com)
Selain itu aktivitas defekasi (pembuangan kotoran lihat gambar 6.8) di sungai secara
langsung juga dapat menyebabkan tercemarnya air tersebut. Indikator utama
tercemarnya air adalah bakteri E.coli (lihat gambar 6.9). bakteri E.coli merupakan
bakteri termotoleran yang dapat beradaptasi di saluran pencernaan dan dapat
14 | P a g e