Page 20 - E-BOOK PENCEMARAN LINGKUNGAN
P. 20
PENCEMARAN AIR BERBABIS INKUIRI
tersebut akan terganggu bahkan dalam kasus kronis akan mengakibatkan
kematian pada organisme tersebut (lihat gambar 7.3).
Selain itu, pembuangan limbah rumah tangga seperti deterjen ke sungai
mengakibatkan air akan tercemar. Deterjen sangat sukar untuk diuraikan oleh
bakteri sehingga akan tetap aktif untuk jangka waktu yang lama di dalam air,
kemudia akan mencemari air dan meracuni berbagai organisme yang hidup di
perairan tersebut. Penggunaan deterjen secara berlebihan juga akan
meningkatkan senyawa fosfat yang terdapat pada air sungai atau danai yang
kemudian akan merangsang pertumbuhan ganggang dan eceng gondok.
Pertumbuhan gangang dan eceng gondong yang tidak terkendali akan
menyebabkan permukaan air sungai atau danau tertutup (lihat gambar 7.4)
sehingga akan menutupi masuknya cahaya matahari yang kemudian akan
mengakibatkan terhambatnya fotosintesis. Selain itu, tumbuhan eceng gondok
yang mati akan menghabiskan persediaan oksigen yang terdapat di perairan
tersebut, hal ini dikarenakan pada proses pembusukan membutuhkan oksigen.
Selain itu juga material pembusukan tumbuhan eceng gondok tersebut akan
mengendapkan dan menyebabkan perairan tersebut menjadi dangkal.
Gambar 14. Ledakan populasi eceng gondok
(Sumber : Suarajabar.co.id)
B. Dampak terhadap manusia
Pencemaran air memiliki dampak negatif sebagi pembawa penyakit bagi
manusia dikarenakan :
a. Air merupakan media untuk hidup mikroba (seperti bakteri) dan patogen
b. Air berperan sebagai media penyebaran patogen parasit
c. Jumlah air yang tersedia tidak cukup, sehingga manusia tidak bisa
membersihkan diri
17 | P a g e