Page 5 - Theressa Eklesia Saumanuk_Flipbook Modul Ajar_Sumber Energi
P. 5
Sepeda
Ketika mengayuh sepeda, tubuh memberi sepeda energi mekanik kinetic sehingga
sepeda dapat melaju. Energi kinetic tersebut berasal dari energi potensial kimia yang
dibakar (dioksidasi) dalam tubuh ketika tubuh mengontraksi otot-otot kaki untuk
mengayuh. Energi kimia yang tersimpan dalam tubuh berasal dari tumbuhan,
karbohidrat, dan daging hewan yang ddimakan. Tumbuh-tumbuhan mengolah
makanannya dengan bantuan sinar matahari. Energi sinar matahari sendiri berasal dari
reaksi fusi nuklir yang terjadi didalam inti matahari. Jadi dapat disimpulkan bahwa
energi mekanik kinetic sepeda berasal dari energi nuklir fusi dalam inti matahari, yang
telah mengalami berbagai perubahan bentuk. Perubahan bentuk eneergi dari bentuk
satu kebentuk lainnya disebut konversi energi.
3. Kekekalan Energi
Seperti pada kasus tubuh yang mengayuh sepeda sehingga sepeda memiliki energi
mekanik kinetic dan melaju dijalan. Kemudian sepeda direm untuk menghentikannya
sehingga energi mekanik kinetiknya menjadi nol. Kemana energi kinetik sepeda? Pada
saat sepeda di rem, pelek dan rem sepeda terasa panas. Itu berarti energi kinetic sepeda
telah berubah bentuk menjadi energi panas (kalor) pada pelek dan rem sepeda. Panas
yang terjadi kemudian diradiasikan kemballi ke angkasa sebagai radiasi inframerah.
Dengan demikian, semua energi radiasi dari angkasa yang mencapai bumi akhirnya
akan diradiasikan kembali ke angkasa. Jadi, pada ssemua bentuk perpindahan konversi
energi yang terjadi, jumlah energinya selalu tetap (konstan). Konsistensi ini mengarah
pada hukum kekekalan energi yang berbunyi:
Hukum Kekekalan Energi:
“Energi tidak dapat diciptakan atau dimuusnahkan, energi hanya dapat
dikonversi dari satu bentuk energi ke bentuk energi lainnya, tetapi total energi
tetaplah konstan”.
Latihan Soal Pemahaman 1
5