Page 6 - Theressa Eklesia Saumanuk_Flipbook Modul Ajar_Sumber Energi
P. 6

B.  Energi Tak Terbarukan
                       Berdasarkan ketersediaannya dialam, energi dapat digolongkan sebagai energi terbarukan
                       dan energi tak terbarukan. Energi tak terbarukan adalah energi yang asalnya dari sumber-
                       sumber yang terbatas banyaknya dibumi, dan prosesnya tidak berkelanjutan sehingga suatu
                       saat sumber energi akan habis. Energi tak terbarukan mencakup energi fosil (batu bara,
                       minyak  bumi,  dan  gas  alam)  dan  energi  nuklir  (bahan  bakarnya  uranium  yang
                       persediaannya terbatas)
                       1.  Konversi Energi pada Energi Tak Terbarukan
                          Sistem konversi energi pada pembangkitan energi listrik tak terbarukan dari energi fosil
                          dan  nuklir  pada  prinsipnya  adalah  sama,  yang  berbeda  hanyalah  bahan  bakarnya.
                          Proses konversi energinya pada prinsipnya melalui tiga tahapan, yaitu:
                          -  Ahap pertama, energi kimia yang tersimpan dalam bahan bakar (batu bara, minyak,
                              gas,  atau  nuklir)  digunakan  untuk  memanaskan  fluida  (biasanya  air)  sehingga
                              menjadi energi panas dalam bentuk uap bertekanan dan suhu tinggi.
                          -  Tahap  kedua,  energi  panas  uap  ini  dikonversi  menjadi  energi  mekanik  dalam
                              bentuk putaran.
                          -  Tahap ketiga, energi mekanik putaran diubah menjadi listrik


                                                 Link Video Konversi Energi/Simulasi phet


                       2.  Sumber Energi Tak Terbarukan
                          a.  Batu Bara
                              Batu  bara  merupakan  campuran  yang  sangat
                              kompleks  dari  zat  kimia  organik  yang
                              mengandung  karbon,  hidrogen,  dan  oksigen
                              dalam  senyawa  hidrokarbon  serta  sedikit
                              nitrogen  dan  sulfur.  Batu  bara  dibentuk  oleh         Batu bara
                              hasil  karbonisasi  pepohonan  dan  tumbuhan.
                              Ketika tumbuhan mati, karbon dan sel-selnya
                              secara  normal  didaur  ulang  kembali  ke
                              lingkungan        selama         pembusukan
                              (dekomposisi).
                              Tiap  kualitas  batu  bara  memiliki  sifat-sifat  pembakaran  yang  berbeda  dan
                              kandungan  energi  berbeda.  Lignit  merupakan  batu  bara  muda  yang  memiliki
                              kandungan karbon tertambat terendah , 25-30%, nilai kalori berrkisar 2.250-4.650
                              kkl/kg dan umumnya digunakan sebagai bahan bakar pembangkit tenaga listrik.
                              Sub-bituminous merupakan batu bara dengan kandungan karbon tertambat 25-45%
                              dan  nilai  kalori  5.850-8.650  kkal/kg.  batu  bara  ini  umumnya  digunakan  untuk
                              PLTU  sebagai  steam  coal.  Bituminous  merupakan  batu  bara  dengan  kandugan
                              karbon  tertambat  45-86%  dan  nilai  kalori  5.850-8.650  kkl/kg.  Batu  bara  ini
                              digunakan  terutama  untuk  menghasilkan  listrik,  industri  semen  untuk  proses
                              kalsinasi, dan membuat kokas untuk industri baja.



                                                                                                            6
   1   2   3   4   5   6   7   8   9   10   11