Page 932 - FLIPBOOK MODUL BIOLOGI 2024/2025
P. 932
6. Enzim tidak terpengaruh oleh reaksi yang dikatalisnya pada kondisi stabil. Karena sifat
protein dan enzim, aktivitasnya dipengaruhi antara lain oleh pH dan suhu. Pada kondisi yang
dianggap tidak optimum suatu enzim merupakan senyawa relatif tidak stabil dan dipengaruhi
oleh reaksi yang dikatalisisnya.
7. Walaupun enzim mempercepat penyelesaian suatu reaksi, enzim tidak mempengaruhi
kesetimbangan reaksi tersebut. Tanpa enzim reaksi dapat balik yang biasa terdapat dalam
sistem hidup berlangsung ke arah kesetimbangan pada laju yang sangat lambat. Suatu enzim
akan menghasilkan kesetimbangan reaksi itu pada kecepatan yang lebih tinggi.
8. Kerja katalis enzim spesifik. Enzim menunjukkan kekhasan untuk reaksi yang dikatalisnya.
Suatu enzim yang mengkatalisis satu reaksi, tidak akan mengkatalis reaksi yang lain.
Mekanisme Kerja Enzim
Mekanisme kerja enzim didasarkan pada reaksi kimia, di mana enzim berikatan ke substrat
dan akhirnya membentuk kompleks enzim-substrat. Reaksi ini berlangsung pada sisi aktif enzim
atau sisi katalitik. Jadi pada reaksi kimia ini enzim berfungsi sebagai katalis yaitu agen kimiawi
yang mempercepat reaksi tanpa ikut terkonsumsi reaksi (Campbell, et al., 2010). Enzim
mempercepat reaksi dengan menurunkan energi aktivasi. Penurunan energi aktivasi ini terjadi
karena terbentuknya kompleks enzim-substrat. Efek enzim terhadap energi aktivasi dapat dilihat
pada Gambar 3. Kurva hitam menunjukkan urutan reaksi tanpa adanya enzim dan kurva merah
menunjukkan urutan reaksi dengan tambahan enzim. Dari kurva tersebut terlihat bahwa energi
aktivasi untuk reaksi dengan tambahan enzim energi aktivasi lebih kecil dibandingkan reaksi
tanpa menggunakan enzim. (Campbell, et al., 2020).
Ada dua cara kerja enzim, yaitu: model kunci gembok dan induksi pas.
1. Model kunci gembok (lock and key) Model ini diusulkan oleh Fischer tahun1984 (Lemieux
& Spohr, 1994) enzim dimisalkan sebagai gembok karena memiliki sebuah bagian kecil
yang dapat berikatan dengan substrat bagian tersebut disebut sisi aktif. Substrat dimisalkan
sebagai kunci karena dapat berikatan secara pas dengan sisi aktif enzim (gembok). Ilustrasi
dapat dilihat pada Gambar 4A. Enzim dimisalkan sebagai gembok karena memiliki sebuah
bagian kecil yang dapat berikatan dengan substrat bagian tersebut disebut sisi aktif. Substrat
dimisalkan sebagai kunci karena dapat berikatan secara pas dengan sisi aktif enzim
(gembok). Enzim dan substrat bergabung Bersama membentuk kompleks enzim-substrat.
Didalam kompleks, substrat dapat bereaksi dengan energi aktivasi yang rendah. Setelah
berekasi, kompleks terurai dan melepaskan produk serta membebaskan enzim.
2. Model Induksi Pas (Induced Fit) Teori induced-fit diusulkan oleh Koshland (1963). Menurut
teori ini sisi aktif bersifat fleksibel sehingga substrat dapat menginduksi sisi aktif dari enzim.
Ketika substrat memasuki sisi aktif enzim, bentuk sisi aktif termodifikasi melingkupi
substrat membentuk kompleks enzim-zubstrat. Ketika produk sudah terlepas dari kompleks,
enzim tidak aktif akan Kembali menjadi bentuk yang lepas sehingga substrat yang lain
Kembali berekasi dengan enzim tersebut. Ilustrasi dapat dilihat pada Gambar 4B.
Katabolisme
Katabolisme adalah reaksi pemecahan/pembongkaran senyawa kimia kompleks yang mengandung
energi tinggi menjadi senyawa sederhana yang mengandung energi lebih rendah. Tujuan utama
katabolisme adalah untuk membebaskan energi yang terkandung di dalam senyawa sumber. Saat
molekul terurai menjadi molekul yang lebih kecil terjadi pelepasan energi sehingga terbentuk
energi panas.
Respirasi Aerob

