Page 933 - FLIPBOOK MODUL BIOLOGI 2024/2025
P. 933
Pemanenan energi dari glukosa melalui respirasi seluler merupakan fungsi akumulatif dari tiga
tahap metabolik yaitu: 1. glikolisis, 2. Oksidasi piruvat dan siklus asam sitrat 3. Fosforilasi
Oksidatif: transpor elektron dan kemiosmosis
Glikolisis
Kata glikolisis (glycolysis) berarti ‘pemecahan gula’. Glukoa sejenis gula berkarbon enam dipecah
menjadi dua gula berkarbon tiga. Gula yang lebih kecil ini kemudian dioksidasi dan atom-atom
yang tersisa disusun ulang untuk membentuk dua molekul piruvat. (Campbell, et al., 2020).
Glikolisis terjadi di dalam sitosol, dibagi menjadi dua fase yaitu fase investasi energi dan fase
pembayaran energi. Kesepuluh Langkah glikolisis dapat dilihat pada Gambar 10.
Oksidasi piruvat dan siklus asam sitrat
Jika ada oksigen molekuler kedua molekul piruvat hasil glikolisis akan memasuki mitokondria
(pada sel eukariot) ketika enzim-enzim dari siklus asam sitrat menyelesaikan oksidasi glukosa.
Dalam sel prokariot proses ini terjadi di dalam sitosol. Piruvat memasuki mitokondria melalui
transpor aktif dibantu oleh protein transpor, berikutnya suatu kompleks beberapa enzim (kompleks
piruvat dehydrogenase) mengkatalis ketiga langkah yang dinomori (Gambar 9) membentuk 2
senyawa asetil koenzim A atau asetil Ko A (Acetyl CoA), melepaskan 2 NADH dan 2 CO2. Saat
memasuki siklus Asam sitrat CO2 aka berdifusi keluar sel (Gambar 11).
Fosforilasi Oksidatif
a. Transpor electron
b. Kemiosmosis
c. Respirasi Anaerob
Fermentasi adalah cara memanen energi kimia tanpa menggunakan oksigen maupun rantai
transpor elektron manapun atau dengan kata lain tanpa respirasi seluler. Bagaimana makanan
dioksidasi tanpa respirasi seluler? Perlu diingat bahwa oksidasi hanya mengacu pada
berpindahnya elektron ke penerima elektron sehingga tidak perlu melibatkan oksigen. Misalnya
pada glikolisis, agen pengokisdasi glukosa menjadi dua molekul piruvat adalah NAD+ . Secara
keseluruhan glikolisis bersifat eksergonik dan sebagian energi yang tersedia digunakan untuk
menghasilkan 2 ATP melalui fosforilasi tingkat substrat. Jadi glikolisis menghasilkan 2 ATP
terlepas ada oksigen atau tidak ada oksigen.
Anabolisme
Anabolisme merupakan proses sintesis/menyusun molekul kompleks dari molekul-molekul lebih
sederhana. Proses ini membutuhkan energi sehingga bersifat endergonik. Ada perbedaan proses
anabolisme yang dilakukan oleh organisme autotrof dan organisme heterotrof. Organisme
autotorof dapat mensintesis senyawa kompleks di dalam sel dari senyawa paling sedehana dengan
satu karbon misalnya CO2, sedangkan organisme heterotrof menggunakan senyawa yang agak
kompleks seperti monosakarida dan asam amino untuk mensintesis polisakarida dan polipeptida.
Dalam unit pembelajaran ini akan dibahas proses anabolisme pada organisme autotrof yaitu
fotosintesis dan kemosintesis

