Page 41 - E-Modul Pembelajaran Caring dalam Keperawatan by Putri Amanda Susandi
P. 41
Empati yang baik dapat meningkatkan hubungan interpersonal,
mempermudah perawatan pasien, dan menciptakan lingkungan yang positif.
Sebaliknya, kurangnya empati dapat menyebabkan interaksi yang kurang
harmonis dan ketidaknyamanan bagi orang lain (İster dan Altınbaş, 2016).
Dalam konteks mahasiswa keperawatan, kemampuan empati yang memadai
mendukung asuhan keperawatan yang lebih baik, sementara kurangnya empati
dapat memengaruhi kualitas hubungan dengan pasien atau rekan kerja
(Gholamzadeh et al., 2018).
Lebih lanjut lagi, beberapa upaya dapat dilakukan agar secara bertahap
dapat meningkatkan empati, yaitu sebagai berikut:
1. Dengarkan pasien dengan seksama. Perhatikan bahasa tubuh pasien,
nada suara, dan ekspresi wajah. Pahami perasaan dan kebutuhan
pasien.
2. Tunjukkan minat pada kebutuhan pasien. Bertanya tentang keluhan
pasien, kebutuhan fisik, mental, dan emosional pasien, akan
membantu memahami situasi pasien secara lebih baik.
3. Hindari menilai atau mengkritik pasien. Berikan penghargaan pada
pasien dan beri dukungan dalam segala situasi.
4. Jangan terlalu mengambil jarak. Tetap menjalin hubungan yang dekat
dengan pasien dapat membantu meningkatkan kepercayaan pasien
dan perawat.
5. Cobalah memikirkan situasi dari sudut pandang pasien. Bagaimana
rasanya berada di situasi pasien? Hal ini dapat membantu Anda
memahami perasaan dan pengalaman pasien secara lebih baik.
6. Tingkatkan pengetahuan tentang kondisi kesehatan pasien dan
bagaimana kondisi tersebut mempengaruhi hidup pasien. Semakin
banyak memahami kondisi pasien, semakin mudah memahami
perasaan dan pengalaman pasien.
33