Page 18 - FLIPBOOK Psikotropika
P. 18
b. Golongan II
Narkotika yang berkhasiat pengobatan, digunakan sebagai pilihan terakhir dan dapat
digunakan dalam terapi dan / atau untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan serta
mempunyai potensi tinggi mengakibatkan ketergantungan. Contoh : Morfin, Petidin.
Narkotika golongan II terdiri dari 87 macam, contohnya morfin dan opium,dan Petidin.
1) Morfin
Morfin adalah pemurnian pertama dari sumber tanaman dan
merupakan salah satu dari sedikitnya mengandung 50 macam
alkaloid dari beberapa jenis dalam opium, Poppy Straw
Konsentrat , dan turunan opium lainnya. Dalam pengobatan
klinis, morfin dianggap sebagai standar emas, atau patokan, dari
analgesik digunakan untuk meringankan penderitaan berat atau
sakit dan penderitaan. morfin langsung mempengaruhi pada
Sumber:
sistem saraf pusat (SSP) untuk meringankan rasa sakit . Morfin https://www.sciencemag.org
memiliki potensi tinggi untuk kecanduan , toleransi dan Gambar 1. 2 Morfin
psikologis ketergantungan berkembang dengan cepat, meskipun
Fisiologis ketergantungan mungkin membutuhkan beberapa
bulan untuk berkembang.
c. Golongan III
Narkotika yang berkhasiat pengobatan dan banyak digunakan dalam terapi dan / atau tujuan
pengebangan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi ringan mengakibatkan
ketergantungan. Narkotika golongan III terdiri dari 14 macam, contohnya etil morfin dan
kodein.
Zat Adiktif lainnya diantaranya :
Yang termasuk zat Adiktif lainnya adalah : bahan / zat yang berpengaruh psikoaktif diluar
Narkotika dan Psikotropika, meliputi :
Minuman Alkohol
Mengandung etanol etil alkohol, yang berpengaruh menekan susunan saraf pusat, dan
sering menjadi bagian dari kehidupan manusia sehari – hari dalam kebudayaan tertentu.
12

