Page 47 - BUKHO GPI PAPUA (EDISI MARET - MEI 2024) - Ipen Anon
P. 47
MATERI KHOTBAH
P A S K A H
MINGGU, 31 MARET 2024
TEMA : KUASA KEBANGKITAN
TAHUN LITURGI : PASKAH
WARNA LITURGIS : PUTIH BERLOGO LILIN MENYALA
BACAAN : YOHANES 20 : 1 – 10
1. PENGANTAR
Mengapa Maria Magdalena dan perempuan perempuan lainnya
harus menunggu sampai hari minggu untuk mengunjungi kubur Yesus? ini
menunjukan ketaatan mereka kepada hukum Sabat. Pada hari Sabat
memang orang Yahudi tidak boleh melakukan pekerjaan (Kel. 20; 9 - 10) orang
- orang Yahudi yang taat tidak akan melakukan pekerjaan pada hari itu. Dan
lagi, pelanggaran terhadap peraturan sabat ini merupakan dosa yang berat,
karena pada zaman Perjanjian Lama, orang yang melanggar peraturan
Sabat akan di jatuhi hukuman mati.
Hari Sabat sebetulnya jatuh pada hari sabtu, tetapi sejak kebangkitan
Tuhan Yesus Kristus yang terjadi pada hari minggu, orang-orang Kristen mulai
melakukan ibadah pada hari Minggu (Yohanes 20 ; 19, Kis 20 : 7 1 Kor 16 : 2)
dan di samping itu kita perlu ingat bahwa hari Pentakosta (Kis. 2 : 1-13), yang
merupakan hari berdirinya gereja juga, jatuh pada hari Minggu.
2. KAJIAN TEKS
➢ Kubur Yang Kosong
Maria melihat batu penutup kubur itu tidak ada, dan mendapati kubur
itu telah kosong. Ia menduga, ada orang yang telah mengambil mayat Yesus.
Apapun kecurigaannya, kelihatannya ia sangat terkejut, jengkel, panik,
hatinya gundah atas kenyataan bahwa tubuh Tuhan Yesus hilang. Sehingga
ia segera berlari menjumpai Simon Petrus dan Yohanes untuk
memberitahukan apa yang telah terjadi. Sampai disini Maria belum
menyadari apa yang telah terjadi, seandainya ia mengerti dengan benar,
tidak ada yang lebih membahagiakan jika kita tahu bahwa orang yang kita
kasihi telah bangkit dari kematian.
Batu itu disingkirkan bukan supaya Kristus yang telah bangkit itu bisa
keluar dari kubur. Dengan kuasa-Nya, Ia bisa menembus tembok/ruangan
yang tertutup sekalipun. Sehingga jelas ia tidak membutuhkan penyingkiran
batu yang menutup pintu kuburNya itu. Kalau demikian, mengapa batu itu
disingkirkan? Untuk menunjukkan bahwa kubur sudah ditaklukkan oleh
kebangkitan Yesus. Dan supaya para perempuan dan murid, bisa memasuki
kubur itu dan melihat kenyataan bahwa Ia telah bangkit dan mengalahkan
maut. Kubur yang kosobng menujukkan bahwa kebangkitan Yesus juga
bersifat Jasmani, bukan hanya Rohani.
➢ Pakaian kematian telah ditanggalkan
Setelah Petrus dan Yohanes sampai di kubur itu mereka hanya menjupai
kain kafan dan kain peluh yang sudah tergulung.Penulis kitab Yohanes
BULETIN KHOTBAH MINGGU GPI PAPUA (EDISI MARET – MEI 2024) 47