Page 46 - E-modul sistem koordinasi-Nanta
P. 46
f. Strabismus adalah istilah untuk menggambarkan ketidakseimbangan
posisi kedua bola mata sehingga mata terlihat juling. Penyakit mata ini
terjadi karena kurangnya koordinasi antar mata, sehingga mata melihat ke
arah yang berbeda dan tidak focus secara bersamaan pada satu titik.
g. Buta warna, penyakit keturunan yang menyebabkan seseorang tidak
mampu mempresentasikan warna. Penyakit mata ini terjadi ketika sel-sel
warna di mata (sel kerucut) tidak ada atau tidak berfungsi.
2. Indra Pembau
Hidung adalah organ dari indra pembau. Hidung merupakan indera
pembau yang menerima rangsangan zat kimia yang bertindak sebagai
kemoreseptor. Hidung manusia dibagi menjadi dua bagian rongga yang sama
besar yang disebut dengan nostril. Dinding pemisah disebut dengan septum.
Di rongga hidung bagian atas terdapat sel-sel reseptor atau ujung- ujung saraf
pembau. Rongga ini dapat membau dengan baik.
Reseptor hidung adalah
saraf olfaktori yang berfungsi
menerima ransangan berupa
bau atau zat kimia yang
berbentuk gas, dan terletak
pada langit-langit rongga hidung.
Daerah yang sensitif terhadap
rasa bau terletak di bagian atap
Gambar 11. Struktur anatomi hidung
rongga hidung dimana terdapat Sumber: Widowati, dkk., 2020
dua jenis se yaitu: sel
penyokong berupa sel sel epitel
dan sel-sel pembau sebagai Gambar 12. Struktur anatomi hidung
reseptor yang berupa sel-sel saraf. Sumber: Widowati, dkk, 2020
41