Page 47 - E-modul sistem koordinasi-Nanta
P. 47

Gangguandan Kelainan indra Pembau

                  a. Anosmia  adalah  salah  satu  gangguan  pada  indra  penciuman  yang

                      mengakibatkan penderita tidak dapat mencium bau sama sekali. penyebab

                      dari gangguan ini adalah adanya gangguan saluran hidung, cedera Kepala,

                      dan tumor sulkus olfaktorius.

                  b. Hiposmia  adalah  kondisi  dimana  berkurangnya  kemampuan  untuk
                      mencium  bau.  Jika  pada  Anosmia  penderita  tidak  dapat  mencium  bau


                      sama sekali, maka pada hiposmia penderita hanya kehilangan sensitifitas
                      bau tertentu.

                  c.  Dinosmia  adalah  salah  satu  gangguan  pada  indra  penciuman  yang

                      mengakibatkan  penderita  mengalami  perubahan  penciuman  sehingga

                      penderita  merasa  selalu  mencium  bau  yang  tidak  enak.  Gangguan  ini

                      dapat disebabkan oleh infeksi didalam sinus, kerusakan parsial pada syaraf

                      alfaktorius, kurangnya kebersihan mulut.

                  d. Hiperosmia juga merupakan salah satu gangguan pada indra penciuman,

                      yaitu  penciuman  yang  berlebihan.  Namun  gangguan  ini  sangat  jarang

                      terjadi.

                  e.  Sinusitis  yaitu  radang  tulang-tulang  tengkorak  disekitar  hidung  yang

                      berongga dan berisi udara.
                  f.  Polip  yaitu  pembengkakan  jaringan  yang  terjadi  di  dalam  hidung  dan

                      mengeluarkan banyak cairan.


                  3.  Indra Pengecap

                        Lidah  sebagai  indra  pengecap  memiliki  kemoreseptor  berupa  kuncup

                  pengecap  (taste  bud).  Kuncup  pengecap  terdapat  pada  papilla  lidah,  langit-

                  langit,  epiglotis,  dan  faring.  Papila  lidah  dibedakan  menjadi  empat  macam

                  berdasarkan bentuknya:





                                                                42
   42   43   44   45   46   47   48   49   50   51   52