Page 58 - KUMPULAN_CERPEN_FLIPPING BOOK
P. 58
Di Resto Maksi, ya. Samping SPBU depan kantormu.
Jam 12.30.
Aku segera membalas.
Baik, Mas.
***
Aku menatap tajam Sigit. Dia yang duduk di hadapanku
terlihat canggung. Sesekali dia memegang ponselnya, sesekali
melihat jam tangannya, dan sesekali membetulkan kacamatanya
yang melorot. Suasana restoran yang cukup ramai karena
bersamaan dengan jam makan siang tidak mampu menutupi
kegugupannya. Sangat jauh berbeda ketika dia sedang bertugas
di kantorku bulan lalu.
“Pesan apa, nih, Mbak Wit?” tanya Sigit sambil membolak-
balik buku menu.
“Enggak usah repot-repot, Mas. Saya beli sendiri saja
pakai aplikasi online,” jawabku setengah menyindir.
“Hahaha. Aduh, Mbak masih dendam, ya?” Sigit tertawa.
“Jangan gitu dong, Mbak. Dulu itu, kan, karena saya sedang
bertugas, Mbak. Memang tuntutannya begitu,” sambungnya.
Aku terdiam.
“Yaaa tapi, kan, harus menghargai tuan rumah juga. Saya
50 Kumpulan Cerpen