Page 78 - MAJALAH 104
P. 78

tugas suami, ada saja masyarakat
                                                                             yang terlewati aspirasinya. Dan ketika
                                                                             PIA turun langsung ke lapangan,
                                                                             mencoba membantu tugas suami
                                                                             menyerap  aspirasi  masyarakat.
                                                                             Kemudian aspirasi tersebut kami
                                                                             sampaikan kepada suami masing-
                                                                             masing yang memiliki wewenang
                                                                             menjalankan  fungsi  legislasi,
                                                                             pengawasan  dan budgeting atau
                                                                             anggaran,”paparnya.
                                                                               Meski  demikian  Asmawatie
                                                                             meyakini bahwa dengan kesertaan
                                                                             anggota  PIA  terjun  langsung  ke
                                                                             masyarakat, bukan berarti  isteri-
                                                                             isteri  anggota  dewan  itu  dapat
                                                                             mencampuri tugas dan wewenang
          masyarakat, beberapa waktu lalu  sebagian uang saku pribadi masing-  suami sebagai anggota dewan.
          kami juga mengundang anggota  masing.
          PIA sendiri yang kebetulan sebagai                                   “Tentu  kami  tahu  kapan  kami
          anggota BNN, Ibu Poppy Puspitasari,   Seperti  pada  bulan  Mei  lalu,  harus ikut menyampaikan aspirasi
          yang merupakan isteri dari anggota  Asmawatie beserta Fenty Priyo Budi  masyarakat, dan kapan tidak. Selain
          Komisi  I  DPR  RI,  Hayono  Isman,”  Santoso dan Heny Pramono Anung,  itu tentu saja segala keputusan yang
          ungkap Asmawatie.                dan beberapa anggota PIA lainnya  berkaitan dengan tugas kedewanan
                                           menggelar  bakti  sosial  dengan  kami  serahkan  sepenuhnya  ke
           Sebagai  makhluk  sosial,  PIA  membangun 2 unit sumur bor dan  suami.  Jadi  disini  kami  hanya
          pun merasa memiliki kepedulian  gedung MCK (Mandi, Cuci, Kakus) di  mencoba meringankan beban suami
          terhadap bangsa dan lingkungan  pesisir Pantailabu, Desa Palusibaji,  dengan  menghimpun  masukan
          sekitar. Tak berlebihan jika kemu-  Kecamatan Pantailabu, Kabupaten  dari masyarakat, kan suami-suami
          dian di bawah kepemimpinan Asma-  Deli Serdang.                    anggota  PIA  belum  tentu  tahu
          watie, PIA lebih berani untuk terjun                               semua informasi dari masyarakat.
          langsung ke masyarakat.            Diakui  Asmawatie,  bakti  sosial  Dengan kata lain, kita mendukung,
                                           yang  dilakukan  merupakan  mendorong,  dan  memotivasi
           “Terus  terang  PIA  sendiri  tidak  program rutin para isteri anggota  suami-suami  anggota  PIA,”jelas
          memiliki AD/ART karena susunan  DPR  RI  setiap  tiga  bulan  sekali  Asmawatie.
          kepengurusannya tidak tetap dan  secara menyeluruh di 33 Propinsi di
          bukan  berada  di  bawah  Dharma  Indonesia. Ajang turun ke lapangan   Menjelang  pemilu  2014  men-
          Wanita. Sumber dana PIA berasal  tersebut juga dijadikan cara bagi  datang, Asmawatie menggerakkan
          dari pemotongan gaji kehormatan  para anggota PIA untuk membantu  para  anggota  PIA  untuk  lebih
          suami-suami dari anggota PIA, yang  kerja suami, menampung aspirasi  aktif  lagi  mendukung  pekerjaan
          merupakan anggota DPR RI. Setiap  masyarakat.  Tak  ayal  di  setiap  suami.  Karena,  bagaimana  pun
          bulannya suami-suami kami dipotong  kegiatan bakti sosialnya PIA kerap  juga keterpilihan suami di daerah
          25 ribu per bulan untuk anggota  meminta masukan atau aspirasi dari  pemilihan (Dapil) nya tidak lepas
          DPR RI, dan pimpinan sebesar 50  masyarakat.                       dari peran isteri. Bahkan Asmawatie
          ribu per bulannya. Jadi sama sekali                                juga tidak segan untuk mendorong
          tidak ada kaitannya dengan dana    Bahkan Asmawatie juga kerap ber-  para anggota PIA yang ingin terjun
          pemerintah atau APBN,” jelas wanita  pesan agar masyarakat tidak sungkan  ke  dunia  politik  praktis  untuk
          asli Palembang,Sumatera Selatan  dan takut untuk menyampaikan as-  tidak ragu dan takut mencalonkan
          ini.                             pirasi pembangunan baik kepada  diri  menjadi  calon  legislative
                                           pe me rintah  maupun  kepada  (caleg).  Karena  Undang-undang
           Dari  iuran  anggota  nya  itulah  anggota legislatif. Malah lebih lan-  sudah  mengakomodir  kesertaan
          yang kemudian dijadikan sumber  jut anggota PIA juga mengimbau  perempuan  dalam  dunia  politik
          dana  PIA  untuk  mendukung  kepada  masyarakat  untuk  tidak  dengan kuota tiga puluh persen.
          berbagai kegiatannya. Khusus untuk  memilih  calon-calon  yang  tidak  Tentu tujuan akhir dari semua itu
          kegiatan sosial yang membutuhkan  mau menampung dan tidak peduli  semata adalah untuk membangun
          dana  lebih,  PIA  sepakat  untuk  terhadap aspirasi masyarakat.   dan  mencerdaskan  bangsa.(Ayu/
          mengumpulkannya melalui sum-                                       Agung) Foto: Rizka/Parle.
          bang an sukarela yang disisihkan dari   “Terkadang  karena  banyaknya


          78 PARLEMENTARIA  EDISI 104 TH. XLIII, 2013
   73   74   75   76   77   78   79   80