Page 74 - MAJALAH 104
P. 74

nya  Dwinov  menjadi  satu  di televise. Anya menganggap jika  lebih mengandalkan kemampuan
                 dari  sekian  banyak  artis  ia sudah mulai mewarnai dirinya  aktingnya secara fisik, sejak saat
           Ayang  masih  enggan  men-      dengan  warna  bendera  parpol  itu berubah drastis. Wanita pemilik
          jadi seorang politikus, padahal bisa  tertentu,  tentu  pandangan  dan  nama lengkap Anya Dwinovita P itu
          dikatakan, ia memiliki kemampuan  penilaiannya akan menjadi subjektif  malah kebanjiran “order” menjadi
          yang mumpuni untuk menyandang  dan tidak objektif lagi.            pemandu  acara  atau  moderator
          predikat politikus. Ditemui Parle saat                             bernuansa politik.
          syuting  tayangan  “4  Pilar  Kebang-  Penyambung Lidah Masyarakat
          saan”,  Anya  mengungkapkan  ala-                                    Lewat arahan dan bimbingan dari
          sannya yang masih enggan bergelut   Berbicara tentang kiprahnya di  EG, Anya merasa bahwa dunia politik
          dengan dunia politik praktis.    dunia keartisan yang kini cenderung  itu  bukan  dunia  yang  sulit  atau
                                           berdekatan dengan dunia politik,  membingungkan, malah sebaliknya
           “Alhamdullilah  ada  beberapa  ingatan Anya melambung ke era  dunia yang menyenangkan. Alhasil,
          partai yang percaya sama aku untuk  2007-an dimana ketika itu dunia  satu  demi  satu  “order”  menjadi
          ikut  mendukung  menjadi  calon  pertelevisian dihebohkan dengan  presenter acara politik pun dapat ia
          legislatifnya. Tapi balik lagi, aku  tayangan  Republik  Mimpi  yang  lakoni dengan baik. Tak heran jika
          merasa masih memiliki tanggung  mencoba menyindir para penguasa  kemudian ia menganggap bahwa
          jawab untuk berada dalam posisi  lewat parodi (lawakan) politiknya  selama  ini  EG  lah  “guru  politik
          yang netral, artinya tidak memilih  yang menyegarkan. Ketika tayangan  entertainment”.
          salah  satu  partai  saja,”  ungkap  tersebut  beregenerasi  menjadi
          Anya.                            sebuah  tayangan  bertajuk  News    “Lain halnya, seandainya dulu aku
                                           Dot  Com,  Anya  didapuk  untuk  langsung ketemu pengamat atau
           Menurut  Anya,  seorang  calon  berperan sebagai sekertaris resmi  ahli komunikasi politik berhaluan
          legislative  atau  seorang  wakil  “presiden SBY” (Si Butet Yogja-red)  keras, mungkin ketika itu aku sudah
          rakyat itu harus bisa bertanggung  yang  dilakoni  oleh  seniman  asal  langsung angkat tangan dan malah
          jawab penuh terhadap apa yang  Yogjakarta, Butet Kartaradjasa.     mundur, tapi alhamdulillahnya aku
          diamanahkan rakyat. Ia tidak ingin                                 dipertemukan dengan Bang EG yang
          coba-coba dalam urusan Negara.     “Jujur  awalnya  aku  sangat  bisa membantu dan menerjemahkan
          Dibalik itu untuk terjun ke dunia  canggung  membintangi  News  politik itu jadi suatu hal yang sangat
          politik menurut artis yang pernah  Dot  Com  atau  Republik  Mimpi  menyenangkan,”paparnya.
          menjadi Duta Koperasi dan UKM ini  itu,  namun  atas  bimbingan  dan
          tidak semudah membalikkan telapak  bantuan  dari  Bang  EG  (Effendi     Selain  itu  tentunya  yang  tak
          tangan.  Perlu  persiapan  mental,  Gazali) yang notabene merupakan  dapat dianggap sepele juga adalah
          materil, serta lahir dan batin.  ahli  komunikasi  membuat  aku  keinginan wanita kelahiran Jakarta,
                                           tertarik dan ingin mengenal lebih  10  November  1982  ini  untuk
           “Kalau belum siap secara materi,  jauh lagi bagaimana dunia politik itu  mau berusaha mengeksplore diri.
          nanti bisa korupsi lagi,”tawa Anya.  secara keseluruhan. Dan aku sangat  Menurut Anya, politik itu sebenarnya
                                           beruntung  sekali  dapat  bertemu  berhubungan dengan kebijakan, dan
           Dengan berada di posisi netral  dengan Bang EG,” kisah Anya.      kebijakan itu berhubungan dengan
          seperti saat ini Anya merasa lebih                                 apa yang akan kita lakukan dalam
          senang  dan  puas  karena  bisa    Dari  sana,  tawaran  kepada  kehidupan kita, sehingga itu mudah
          mewakili masyarakat Indonesia serta  Anya pun berubah, yang awalnya  sekali  sebenarnya.  Ia  mencoba
          12 partai yang ada lewat profesinya  lebih  banyak  bergenre  sinetron  membawakan pemahaman tersebut
          sebagai presenter berbagai talkshow  hiburan  dan  model  iklan  yang  ke bahasa masyarakat awam.


          74  PARLEMENTARIA  EDISI 104 TH. XLIII, 2013
   69   70   71   72   73   74   75   76   77   78   79